Janji-janji Dewan Dinanti

Pemprov Ajak Legislatif Sinergi Membangun Daerah

BENGKULU, BE-Pelantikan 45 anggota DPRD Provinsi telah dilakukan. Kegembiraan tampak terlihat di wajah-wajah mereka yang berhasil memenangkan pemilu legislatif 2019, serta keluarga dan pendukungnya. Namun, ditengah kegembiraan tersebut, dewan diharapkan tak melupakan janji-janji kampanyenya. “Janji-janji dewan dinanti rakyat, jangan sampai setelah duduk (Dilantik) lupa,” kata Andriadi, salah seorang tokoh masyarakat Bengkulu.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah menegaskan, pelantikan 45 anggota dewan baru itu menjadi semangat baru untuk membangun Provinsi Bengkulu. Tentunya dalam mewujudkannya, perlu sinergitas kinerja eksekutif dan negislatif sebagai wakil masyarakat Bengkulu.

“Sinergitas akan semakin kuat, kerjasamanya semakin produktif,” terang Rohidin kepada BE, usai menghadiri pelantikan anggota dewan di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, kemarin (2/9).

Dijelaskannya, banyak program yang perlu sinergitas bersama wakil rakyat. Khususnya dalam menyongsong wonderfull Bengkulu 2020 mendatang. Program infrastruktur jalan dan jembatan di Bengkulu bisa diselesaikan secara bersama. “Upaya kita bagaimana jalan itu semua kondisinya baik semua,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, program-program besar yang telah digagas selama ini juga butuh dukungan dari anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Seperti kawasan ekonomi khusus (KEK) di wilayah Pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu.

“Potensi tambang dan hasil bumi di Bengkulu ini sangat baik sekali. KEK itu akan menjadi penggerak ekonomi Bengkulu,” tambah Rohidin.

Termasuk pembangunan jalan tol dan kereta api, serta pengalihan status pengelolaan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu ke PT Angkasa Pura II, juga akan ikut mendorong ekonomi Bengkulu. Semua upaya besar itu butuh dukungan semua pihak, khususnya anggota DPRD Provinsi.

“Pembangunan perlu dukungan semua pihak, untuk menyongsong Bengkulu berkemajuan,” tuturnya.
Dari 45 anggota dewan yang dilantik, sebanyak 16 anggota dewan lama kembali dilantik menjadi anggota dewan periode 2019-2024 mendatang. Setelah dilantik, para anggota dewan baru itu langsung menggelar sidang paripurna istimewa perdana.

Sidang itu dipimpin oleh Ihsan Fajri sebagai pimpinan sementara I dan Samsu Amanah sebagai pimpinan sementara II. Penunjukan pimpinan sementara itu diambil dari parpol peraih kursi terbanyak pertama dan kedua.
Pimpinan Sementara I, Ihsan Fajri SSos mengatakan, dewan yang baru dilantik tentu akan tetap bersinergi dengan pemprov sebagai mitra pemerintah. “Sinergitas tentu akan terus dibangun, untuk kemajuan Bengkulu,” terang Ihsan.

Setelah ini, lanjutnya, dewan provinsi akan melakukan pembuatan tata tertib (tatib) dewan. Dalam tatib yang akan dibuat, tentu masih akan mengacu pada tatib sebelumnya. Termasuk pemilihan Ketua DPRD dan wakil ketua (waka) itu ditunjuk dari keputusan parpol. “Segera kita akan bahas tatib,” paparnya.

Begitupun dengan alat kelengkapan dewan (AKD) lainnya, seperti ketua fraksi, ketua komisi, banmus dan badan kehormatan (BK), juga akan dibentuk segera. Sebab, jika belum dibentuk, maka dewan belum bisa bekerja secara paripurna. “Kita bentuk dulu AKD-nya,” ungkap Ihsan.

Diterget, dalam waktu dua minggu kedepan, semua AKD dan tatib telah rampung dan disahkan bersama melalui sidang paripurna. Sebelum itu, dewan nantinya akan membentuk paniti khusus (pansus) untuk membahas AKD dan tatib dewan. “Dua minggu kita selesaikan,” tegasnya. (151)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*