Janji Agusrin Sulit Dipenuhi

BENGKULU, BE – Seorang pemimpin harus hati-hati dalam mengumbar janji kepada rakyatnya. Sebab bila tidak ditepati hanya akan menimbulkan kekecewaan yang sangat mendalam. Seperti janji yang dipernah dilontarkan Gubernur (Non-Aktif) Agusrin M Najamudin ST terhadap keluarga besar NU Cabang Seluma. Agusrin berjanji akan membantu Rp 50 juta untuk mendirikan kantor Cabang NU di Seluma, tapi hingga saat ini hanya terealisasi Rp 5 juta. Selain itu, janji akan memberangkatkan umron sejumlah warga juga sulit dipenuhi.┬áKepala Biro Kesra Setda Provinsi H Kurniadi Sahap MSi tidak bisa komentar mengenai janji-janji Agusrin tersebut. Dia terlihat kesulitan memenuhi janji Agusrin, apalagi sistem penyaluran Bansos tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “Penyaluran Bansos inikan harus ada persetujuan dari DPRD. Proposal dari pihak yang akan dibantu harus masuk sebelum pembahasan anggaran di DPRD,” katanya.

Hal yang sama sulit dilaksanakan yaitu janji-janji untuk memberangkatkan umroh sejumlah warga. Sebab tahun ini Pemerintah Daerah (Pemda) tidak boleh menganggarkan umroh. Sehingga tidak ada anggaran untuk memberangkatkan umroh. “Selagi larangan KPK dan Mendagri masih berlaku, rasanya sulit untuk memberangkatkan umroh,” kata Kurniadi.┬áSementara menurut Sami’an, Ketua Panitia pembangunan Kantor Cabang NU Seluma, janji-janji Agusrin tersebut adalah janji pemerintah yang harus ditepati. Meski Agusrin M Najamudin bakal dinon aktifkan statusnya sebagai gubernur Bengkulu, Sami’an masih berharap agar Pemprov tetap menepati janjinya. “Saya kecewa, di depan masyarakat bernaji akan membantu Rp 50 juta. Tapi, bolak-balik saya ke Pemprov, cuma dibantu Rp 5 juta. Banyak yang dijanjikan umroh, tapi juga belum belum diberangkatkan sampai saat ini,” ucapnya penuh harap.(100)