Janin Temuan Bukan Manusia, Penyebar Informasi Dipanggil

AKBO Rudy Purnomo SIK MH

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Informasi adaya penemuan janin yang tergeletak di tepi jalan di Desa Suka Negeri, Air Nipis Selasa (5/2) sempat menghebohkan warga Bengkulu Selatan (BS), ternyata salah. Sebab janin tersebut bukan janin manusia melainkan janin binatang jenis anjing.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Enggarsah Alimbaldi SH SIK didampingi kanit Tipiter, Ipda Gunawan mengatakan, kepastian tersebut setelah janin yang sudah dikubur warga digali dan dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

“Sudah diperiksa, itu bukan janin orang, tapi janin binatang,” katanya.

Atas penyebaran informasi tersebut, maka Polres Bengkulu Selatan akan memanggil penyebar warga yang pertama kali mengunggah informasi tersebut ke media sosial. Untuk itu, surat undangan kepada pemilik akun facebook segera disampaikan.



Gunawan meminta warga dapat menjadikan pelajaran atas penyebaran informasi ini. Dirinya mengimbau agar sebelum disebarkan, warga dapat mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Sehingga informasi yang disampaikan tidak salah.

“Karena informasi ini meresahkan, jadi penyebar informasi pertama kali akan kami mintai keterangan, namun baru sebatas saksi,” ujarnya.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya Selasa (5/2) sekitar pukul 12.30 WIb, warga Desa Suka Negeri dihebobkan dengan penemuan sesosok janin yang diduga janin manusia tergeletak di tepi jalan setapak di ujung desa tersebut.

Adapun yang pertama kali menemukannya, Ogi warga setempat bersama istrinya. Saat itu Ogi dan istrinya hendak melihat tanah di ujung desa. Saat berada di dekat tanah yang mau dibelinya, Ogi dan istrinya melihat ada janin tergeletak di tepi jalan.

Setelah itu, Ogi memberitahukannya ke Kades, lalu kades menghubungi Polisi. Selasa sore, anggota Polres Bengkulu Selatan turun dan menggali janin yang sudah dikubur warga. Hanya saja setela diperiksa dokter dari rumah sakit umum hasanuddin damrah, ternyata janin binatang berkaki empat. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*