Jangan Ragu Beli Beras di Pasar

KOTA MANNA, BE – Maraknya informasi penjualan beras sintetis atau plastik dibeberapa pasar di Indonesia, telah membuat resah warga. Keresahan ini juga dipastikan dirasakan oleh warga Bengkulu Selatan (BS) yang selalu membeli beras di pasar.

Namun dengan sudah turunnya tim dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) bersama Balai POM Bengkulu serta Mapolres BS ke pasar di BS untuk membagikan stiker ciri-ciri beras sintetis, sampai saat ini di BS belum ada peredaran penjualan beras sintetis tersebut.

Sebab itu, Wakil Bupati BS, Dr drh Rohidin Mersyah MMA mengajak warga BS untuk tidak resah dan ragu membeli beras di pasar. “Tim pemantau dan pengawasan peredaran beras, di BS ternyata tidak ditemukan beras sintetis. Jadi warga tidak perlu ragu beli beras di pasar,” katanya.

Namun demikian, sambung Rohidin, meskipun saat ini belum ada beras sintetis beredar di tengah masyarakat BS, warga harus tetap waspada dan berhati-hati saat membeli beras. Warga harus mengetahui ciri-ciri beras sintetis dan bukan.

“Apa lagi stiker cirri-ciri beras sintetis sudah disebar oleh Polres BS, sehingga jelas mana yang beras sintetis dan bukan,” imbuh Rohidin.

Sementara itu, Ibu Hayati (45) pedagang beras di Pasar Kutau asal Kecamatan Seginim BS mengaku pada saat awal isu beras sintetis beredal, para pembeli berasnya sedikit menurun. Namun saat ini pembeli kembali normal. Terlebih lagi dirinya sudah memiliki banyak pelanggan. Dan warga pun mengetahui jika dirinya hanya menjual beras lokal.
“Saat isu beras plastic menerpa, pembeli sempat agak sepi, saat ini sudah normal kembali,” terangnya. (369)