Jangan Dibawa Keranah Politik

Bodi Rahmad Santosa (eks sekretaris presidium pemekaran kabupaten)MUKOMUKO, BE – Penolakan beberapa oknum masyarakat terkait peningkatan desa menjadi kelurahan menjadikan mantan presidium pemekaran kabupaten angkat bicara.  Salah satunya datang dari Drs Bodi Rahmad Santosa. Menurutnya apa yang dilakukan pihak eksekutif sudah tepat. Peningkatan status desa menjadi kelurahan itu harus didukung dan disetujui. “ Persoalan ini tidak perlu dibawa ke ranah politik. Ditambah lagi hampir masuk masa pemilihan legislatif seperti sekarang ini. Indikasinya oknum-oknum tertentu mulai memanfaatkan situasi ini,” ujarnya.
Banyak hal positif yang didapatkan oleh daerah itu. Selain fasilitas akan bertambah dan pelayanan lebih maksimal. Suatu kemajuan  diakui Bodi banyak tantangan yang harus dilewati dan dihadapi. Seperti saat perjuangan pemekaran kabupaten beberapa waktu lalu, banyak tantangan dan rintangan. Setelah hal itu dilalui manfaatnya dapat dirasakan hingga saat ini. “ Yang menolak itu hanya segelintir oknum warga saja sedangkan warga lainnya hanya ikut-ikutan saja yang dikarenakan mereka belum mengetahui apa manfaatnya,” jelasnya.
Alasan adat istiadat bakal luntur yang dipersoalkan dinilai sebagai alasan yang tidak tepat. Dicontohkannya,  tiga kelurahan yang ada saat ini tidak ada yang dipermasalahkan dan tetap berjalan sebagaimana mestinya. “ Jangankan di kabupaten, di pusat kota  saja adat istiadat tetap berjalan. Intinya masyarakat diharapkan mendukung peningkatan desa jadi kelurahan dan oknum warga  jangan mempolitisir ke ranah politik yang seakan-akan ingin menjadi pahlawan,” pungkasnya. (900)