Jamkesmas Tak Tepat Sasaran

Kades Sukananti Kedurang Ilir, Kuriantono mengakui kalau pembagian kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) didesanya tidak tepat sasaran. Penerima kartu itu tidak sesuai dengan data warga miskin di desanya. Banyak penerima Kartu Jamkesmas itu hidupnya sudah mapan, atau bukan orang miskin lagi. Sementara warga yang benar-benar miskin malah tidak mendapatkan kartu tersebut.

“Untuk desa kami warga yang miskin banyak yang tidak dapat kartu jamkesmas sedangkan orang kaya dan warga yang tidak ada di desa lagi mendapatkan kartu itu,” kata Kuriantono.

Data penerima kartu itu bukan berdasarkan data dari perangkat desa setempat. Pasalnya dari 175 kartu Jamkesmas yang dibagikan, terdapat 20 warga diantaranya,  sudah 2 tahun tidak lagi berdomisili di desa tersebut. Ironinya, warga yang rumahnya masih berdindingkan papan dan lantai tanah justru tidak mendapatkan kartu Jamkesmas tersebut.

Sang Kades memperkirakan saat ini masih ada sekitar 30 warga miskin lagi, belum mendapatkan kartu tersebut. Untuk itu Kurinatono berharap Pemda BS memperbaiki nama penerima kartu Jamkesmas yang sudah tidak ada lagi di desanya itu. Diganti dengan warga yang benar benar miskin disana. Sebab tujuan pembagian Kartu Jamkesmas sebagai jaminan bagi warga miskin dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. (369)