Jamkeskot Tak Tepat Sasaran

BENGKULU, BE – Salah satu program unggulan Pemerintah Kota Bengkulu berupa Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot) ternyata banyak didapati oleh orang yang tidak tepat, seperti keluarga yang memiliki perekonomian menengah ke atas.  Sementara orang miskin yang betul-betul membutuhkan bantuan Jamkeskot tersebut malah banyak yang tidak terdaftar.

Seperti yang dikeluhkan Nilawati (46) warga RT 9 Kelurahan Padang Harapan Kota Bengkulu yang mengaku tidak mendapatkan Jamkeskot dari pemerintah Kota Bengkulu, meskipun program ini telah berjalan 3 tahun terakhir.
Ia sangat menyesalkan tidak mendapat Jamkeskot tersebut, karena tetangganya yang berstatus PNS malah mendapatkan bantuan bebas biaya berobat tersebut.

“Saya datang ke kantor walikota ini ingin mempertanyakan mengapa kami keluarga miskin tidak dapat, sedangkan tetangga kami orang kaya malah dapat,” ujarnya saat mendatangi kantor Walikota Jumat (21/12) lalu.
Sementara itu, Kasubag Sosial Kesra Kota Bengkulu, Indah Haryati SE mengakui adanya Jamkeskot yang tidak tetap sasaran tersebut, bahkan ia juga mengaku banyak warga yang datang ke Pemkot karena tidak mendapatkan Jamkeskot itu.
“Memang ada warga yang datang kesini karena tidak mendapatkan program Jamkeskot ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan warga yang tidak dapat Jamkeskot tersebut tidak bisa menyalahkan Pemkot, karena proses pendataan dilapangan dilakukan oleh ketua RT setempat yang disampaikan kepada Kepala Kelurahan.   Selain itu, kuota yang diberikan setiap kelurahan  juga cukup terbatas, yakni hanya 200 lembar kartu Jamkeskot, sedangkan jumlah warga yang membutuhkan sangat banyak.
“Untuk tahun 2012 ini Jamkeskot mendapat jatah dana Rp 1,4  miliar, dana itulah untuk membiayai semua warga yang telah mendapatkan Jamkeskot yang kuotanya 200 orang per kelurahan,” sampainya.

Pada tahun 2013, mendatang  kemungkinan besar kuota penerimaan Jamkeskot  akan bertambah, karena sejauh ini Pemkot sendiri telah mengaku dana sebesar Rp 2 miliar dari APBD 2013. Dan kembali meminta tambahan dari APBD Peribahan 2013 mendatang.
“Tahun depan akan diverifikasi ulang, kalau angaran yang diajukan dikabulkan oleh DPRD, maka tahun depan jumlah penerimanya akan bertambah, dengan harapan semua masyarakat yang tidak mampu mendapatkan jaminan kesehatan program pemerintah kota ini,” pungkasnya.(400)