Jamkesda Tak Dibayar, Pasien Tak Bisa Berobat Gunakan BPJS

Warga kampung halaman Bupati Seluma yang mengeluhkan BPJS tidak aktif. Sehingga menjadi penghalangnya untuk melakukan cuci darah ke rumah sakit.

TAIS, bengkuluekspress.com – Dampak nonaktifnya kartu BPJS Kesehatan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Seluma, satu persatu muncul menjadi keluhan warga miskin. Kemarin, Andreas Agesta (12) pasien penderita Thalasemia tidak bisa menjalani pengobatan, yang sedianya dilakukan di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu kemarin.

Diketahui, Andreas yang merupakan warga Desa Tanah Abang Kecamatan Ilir Talo, harus menjalani transfusi darah rutin di rumah sakit. Namun karena kepersertaan Jamkesda yang saat ini nonaktif karena anggaran tak tersedia, menyebabkan ia hanya bisa mengadu ke Dinkes Seluma dan kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma.

“Sejujurnya kami sangat terbantu dengan adanya BPJS Jamkesda ini. Karena kalau mau berobat biayanya mahal, satu kantong darah harganya 600 ribu, belum lagi obatnya 1 pil 50 ribu,” jelas Sudarman, ayah dari Andreas saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Seluma saat mengkonfirmasi jika mereka tidak bisa berobat, kemarin.

“Saat ini kami tidak bisa berbuat banyak, hanya mengandalkan BPJS untuk berobat,” ujar petani ini lirih.

Sudarman pun menceritakan jika sakit yang diderita anaknya tersebut sudah dialami sejak masih berumur enam setengah bulan, hingga saat ini terus berobat rutin. Saat ini Andreas yang duduk di kelas enam SD harus terus menjalani pengobatan. Jika tidak, maka HB darahnya rendah dan berakibat pingsan serta kondisi terburuknya meninggal dunia.

“Waktu pertama kali lahir dulu badannya memang agak besar, dan di bagian dekat mata ini menguning. Sekarang harus terus berobat, kapan dia capek, sakit, harus dibawa ke rumah sakit di Bengkulu. Sekarang bagaimana, Jamkesda saja sudah tidak aktif,” tukasnya.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma, Ricco Hanggara AMd kepada wartawan mengatakan, Andreas harus mendaftar sebagai peserta BPJS Mandiri bila ingin tetap mendapatkan pengobatan BPJS, namun harus diproses terlebih dahulu.

“Solusinya mendaftar BPJS mandiri, siapkan dokumennya nanti diproses. Kalau mau hari ini juga berobat, terpaksa harus membayar (umum) dulu,” jelasnya. (jef)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*