Jambret Menyerahkan Diri

LEBONG SELATAN, BE- Setelah berhasil melarikan diri saat dikejar massa, akhirnya tersangka penjambretan PR (22), warga Desa Ujung Tanjung I Kecamatan Lebong Sakti menyerahkan diri ke Polsek Lebong Selatan dengan diantar oleh Kepala Desa Ujung Tanjung I Kecamatan Lebong Sakti Aldo Rusli sekira pukul 09.05 WIB Selasa (24/1). Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi melalui Kapolsek Lebong Selatan Iptu Januri Sutirto SH membenarkan penyerahan diri tersangka PR ke Polsek Lebong Selatan tersebut. “Awalnya kita melakukan pengejaran terhadap tersangka, serta kita juga melakukan pendekatan ke keluarga tersangka agar keluarga mau membujuk tersangka agar menyerahkan diri dan akhirnya tersangka hari ini (kemarin,red) menyerahkan diri dengan diantar oleh Kepala Desa Ujung Tanjung I,” jelas Kapolsek.

Kepada polisi, tersangka PR mengatakan sekitar pukul 18.00 WIB pada Minggu (22/1) usai menjambret, tersangka sempat pulang ke rumah, namun karena tersangka mengetahui jika rumahnya dikepung oleh polisi maka tersangka langsung kabur dan bersembunyi ke pondok sawah di Desa Ujung Tanjung II. “Mengetahui jika rumahnya diintai petugas, maka korban kabur dan bersembunyi di pondok sawahnya di Ujung Tanjung II. Kemudian keesokan harinya keluarga tersangka mendatanginya bersama Kades guna membujuk tersangka agar mau menyerahkan diri dan akhirnya tersangka pun mau menyerahkan diri,” kata Januri. Sementara itu, saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan. Selain itu, Kapolsek Lebong Selatan mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga dan kepala desa yang telah membujuk tersangka untuk menyerahkan diri. “Saat ini kedua tersangka masih kita periksa, selanjutnya kita lihat nanti,” pungkas Kapolsek. Sebelumnya, Aksi penjambretan tersebut terjadi pada Minggu (22/1) sekira pukul 15.00 WIB kemarin, korbannya yakni Yeti Erianti (33) Ibu Rumah Tangga yang juga seorang petani warga Desa Kota Donok Kecamatan Lebong Selatan. Dari data terhimpun, kejadian tersebut terjadi saat korban bersama anaknya Yuli (15) dari Muara Aman yang bermaksud pulang ke Desa Kota Donok. Setibanya di Desa Payambik dua orang pelaku ikut menaiki angkot yang ditumpangi korban. Setelah tiba di Desa Talang Kerinci Kecamatan Bingin Kuning, kedua pelaku meminta berhenti dan akan turun di Desa tersebut. Namun saat pelaku hendak turn, pelaku langsung menyambar kalung yang dipakai korban seberat 11 gram. Melihat kalungnya dijambret, korban langsung berteriak hingga warga sekitar yang mendengar teriakannya langsung mengejar kedua pelaku hingga satu orang pelaku berhasil ditangkap massa dan satu pelaku lagi berhasil lolos dan saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian setempat.(777)