Jamaah Tabligh Diisolasi Mandiri dan Masjid Agung Attaqwa Dipolice Line

IST

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Rombongan jamaah tabligh yang saat ini berada di masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu diisolasi mandiri dan Masjid Agung di pasang police line.

Hal itu menyusul setelah Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengumumkan ada satu orang positif korona di Bengkulu. Yakni, warga asal Lampung Selatan yang merupakan jemaah tabligh dari masjid ke masjid.

Sebelumnnya Rohidin menegaskan kepada walikota Bengkulu meminta segera melakukan tindakan karena merupakan wilayah kota Bengkulu. Kemudian, rombongan jamaah tabligh yang masih sekitar 15 orang di Masjid At-Taqwa diminta diisolasi dan tidak boleh keluar dan berpindah-pindah dari masjid ke masjid.

Menurutnya, pasien yang dimaksud berinisial NS umur 50 tahun warga asal Lampung Selatan datang ke Bengkulu naik Bus Putra Raflessia pada 5 Maret lalu. Dia merupakan jemaah tablig, yang setibanya di Bengkulu tinggal di Masjid Agung At Taqwa, Kota Bengkulu.

“Hampir 2 pekan di Bengkulu, akhirnya sakit sehingga 24 Maret dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus,” katanya.

Kemudian, lanjut Rohidin, tanggal 26 dikirimkan sampel untuk dilajukan uji laboratorium. Pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB, yang bersangkutan meniggal dunia.

“Dengan adanya positif Covid-19 ini, maka status Bengkulu yang awalnya siaga menjadi darurat penanganan Covid-19. Meskipun demikian masyarakat kita harapkan untuk tetap tenang dan tidak panik,” harap Rohidin.

Lebih jauh dikatakannya, dengan fakta ini langkah yang harus dilakukan, termasuk oleh Pemkot Bengkulu, untuk mengisolasi dan memasang police line di Masjid Agung At Taqwa. (HBN)