Jamaah Dijadwalkan Salat Arbain

penyambutan jamaah haji

BENGKULU, Bengkulu Ekpress – Perjalanan Jamaah Calon haji (JCH) asal Indonesia ke Arab Saudi dengan menggunakan pesawat Garuda (GIA 3306, memakan waktu sembilan jam lamanya. Lamanya perjalanan membuat jamaah Bengkulu kelelahan. Pesawat JCH kloter 6 asal Bengkulu, mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, pukul 08.10 WAS atau sekitar 12.15 WIB, Senin (23/7). Sesampai di Madinah mereka dijadwalkan melaksanakan Salat Arbain di Masjid Nabawi.

“Kondisi jamaah beberapa orang ada yang kelelahan, karena kurang tidur,ditambah cuaca panas” ungkap Petugas TPHD H Yulkamra SPdi.

Dijelaskannya, setibanya di bandara jamaah mereka harus mengikuti berbagai aturan bandara,seperti pemeriksaan paspor dan perlegkapan lainnya di Imigrasi Arab Saudi. Diperkirakan pemeriksaan dokumen tersebut memakan waktu dua jam lamanya. Selanjutnya, jamaah mengambil koper besar dan tas tentengan untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan yang dijemput transportasi menuju Hotel Amjaad Assalam di maktab 46 sektor 8 wilayah Roul Bakhsy.



“Jamaah bersitirahat sebentar. Petugas hotel telah membagi kamar jamaah sesuai dengan jumlah jamaah. Kemudian jamaah disibukkan dengan koper mereka yang warnanya semuanya sama biru, tak sedikit jamaah berebutan,” katanya.

Rencananya JCH kloter 6 melaksanakan solat Arbain, yaitu salat fardu sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi, Madinah. Salat 40 waktu tanpa terputus-putus itu diperkirakan berlangsung selama 8-9 hari kedepan. “Setelah di pemondokan, kami berdiskusi menentukan waktu memulai Salat Arbain,” cetusnya.

Yulkamra menegaskan, walau kelelahan jamaah kloter 6 dalam kondisi sehat, ia terus berharap masyarakat Bengkulu untk dapat mendoakan kesehatan JCH, sehingga dalam pelaksanaan ibadah nanti dapat berjalan lancar, tukasnya.

Disisi lain, padaHari kedua pelepasan jamaah kloter 7 telah dilakukan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Drs H. Bustasar MS MPd melalui Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah, H Ramlan Karim MHi diamini Anggota Tim Media Center H Irmaidi menuturkan, kloter 7 terdiri dari 171 jamaah Kabupaten Seluma, 103 jamaah Kabupaten Kaur dan 106 jamaah Kabupaten Kepahiang, serta 2 TPHD serta 5 petugas kloter.

Mereka diberangkatkan dari Bandara Fatmawati sebanyak dua kali penerbangan. Pertama pada pukul 00.30 WIB dan penerbangan kedua pukul 01.00 WIB dini hari. Jamaah transit di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumbar. Dan akan bertolak meninggalkan tanah Air menuju Madinah pada pukul 06.55 WIB. Ddengan pesawat garuda GIA 3307.

Jamaah dilepas Pejabat Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri. Dengan ditandai penyerahan bendera kloter pada ketua kloter. Jamaah tertua di kloter 7 PDG atas Nama Anra Rohajis Lianyar Binti Rohajis (94) dari Kabupaten Seluma. Jamaah termuda atas nama Azi Sartiwi Wardin Binti Wardin yang juga dari Kabupaten Seluma. Jamaah kloter 7 menempati maktab 02 sektor 1 wilayah Syisyah. (247)