Jalur Satu Arah di Soeprapto Tunggu SMI

MEDI/Bengkulu Ekspress
Penerapan satu arah di Jalan Soeprapto ini masih menunggu kepastian pinjaman dana dari PT SMI.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemberlakuan jalur one way (satu arah) di Jalan Soeprapto, Kota Bengkulu terancam urung. Sebab, proyek yang awalnya diusulkan menggunakan APBD itu dialihkan dengan menggunakan dana pinjaman dari PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur).  Meski persyaratan sudah lengkap, namun hingga kini pencairan dana pinjaman SMI tersebut belum jelas, dan masih membutuhkan proses panjang.

“Kita berharap dan berdoa mudah-mudahan dana SMI ini cepat ada kepastian pencairannya sehingga kita bisa tender. Karena jika kita tender berarti dananya sudah harus siap,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Syafriandi ST MSi, kemarin (30/1).

Menurutnya, sejak akhir tahun 2018 lalu, Pemkot sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahkan sudah melakukan berbagai persiapan untuk menerapkan satu arah tersebut, seperti membongkar sekitar 80 meter median jalan serta pembongkaran baliho atau reklame di jalan tengah tersebut. Rencana berikutnya akan dilaksanakan sekitar bulan Februari 2019 untuk dilakukan pembongkaran median jalan secara keseluruhan hingga ke depan Taman Smart City dengan tujuan agar Jalan Soeprapto lebih lebar.



Kemudian, trotoar di sepanjang jalan tersebut juga akan dilebarkan sebagai spot untuk pedagang berjualan, serta membuat kantong-kantong parkir.  Hanya saja, rencana ini terpaksa tertunda karena kebutuhan anggaran sebesar Rp 20 miliar tidak jadi dianggarkan dalam APBD kota 2019, melainkan dimasukkan ke pinjaman SMI. Hal ini menjadi salah satu kendala Dinas PU untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Nanti di Soeprapto itu ada jalur lamban juga, kemudian ada tempat pedagang kaki lima yang memang dikhususkan, sehingga Soeprapto itu memang jadi pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu,” imbuhnya.

Dijelaskan, meski rencana ini sudah sangat ditunggu oleh masyarakat, pihaknya akan mengupayakan untuk dilakukan uji coba terlebih dahulu. Akan tetapi, ia belum berani memastikan kapan uji coba akan dilakukan, karena harus melakukan rapat terlebih dahulu dengan pihak terkait.

“Kemarin sudah rapat lagi di PU, tetapi memang belum menentukan tanggal berapa, karena ini kita berharap bisa dipimpin oleh Pak Kapolres, tetapi ke depan kita gelar rapat kembali. Setidaknya yang bisa kita lakukan uji coba dulu, agar tahu seperti apa situasi lalu lintas nanti,” pungkasnya. (805)