Jalur Prestasi Nihil Pendaftar

Bakti/Bengkulu EkspressPanitia PPDB SMA Negeri 5 Kabupaten Benteng di Desa Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi menunggu peserta yang mendaftar, kemarin (3/7).

KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress– Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang pendidikan sekolah menengah (SMA) di Kabupaten Benteng telah dimulai sejak tanggal 1 Juli 2019 lalu.Wakil Kurikulum SMA 5 Kabupaten Benteng, Drs Thamrin yang juga Koordinator PPDB tahun 2019 mengatakan, pada tahap awal ini, pihak sekolah telah membuka ruang bagi para lulusan sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat yang berprestasi.
Baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik.

“Jalur prestasi dibuka selama 3 hari, yakni pada tanggal 1-3 Juli 2019. Hingga hari terakhir, belum ada peserta yang mendaftar,” kata Thamrin.

Dengan berakhirnya jalur prestasi, sambungnya, PPDB akan dilanjutkan dengan jalur zonasi serta jalur pindah tugas orang tua. Jalur zonasi ini akan berlangsung selama 6 hari, yaitu pada tanggal 4-10 Juli 2019.
Selanjutnya, peserta yang dinyatakan diterima mengikuti masa penyesuaian lingkungan sekolah (MPSL) pada tanggal 11-13 Juli.



Sedangkan, untuk aktivitas kegiatan belajar dan mengajar akan kembali normal seperti sedia kala pada tanggal 15 Juli 2019.”Sejauh ini, sudah banyak pelajar ataupun wali murid yang datang mempertanyakan syarat pendaftaran. Baru sebatas meminta blangko pendaftaran,” bebernya.

Pada sistem zonasi ini, paparnya, masing-masing sekolah hanya diperkenankan untuk menerima siswa yang bertempat tinggal dekat dengan sekolah. Mempermudah dalam pembagian zonasi, kata Thamrin, pihaknya akan menggunakan website resmi PPDB yang menggunakan bantuan goegle maps.

“Melalui website ppdbprovbengkulu.com, bisa diketahui apakah pelajar yang mendaftar masuk kedalam zonasi atau tidak. Tentunya dengan menunjukan kartu keluarga (KK) asli,” jelasnya.

Pada tahun ini, bebernya, SMA Negeri 5 Kabupaten Benteng memiliki kuota sebanyak 170 orang pelajar baru yang akan dibagi di 5 ruangan. “Kami optimis semua kuota terisi penuh. Jika nantinya ada sekolah yang kekurangan murid, maka Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) akan mengambil kebijakan khusus dan membagi siswa ke beberapa sekolah lain,” pungkasnya.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*