Jalinbar Sumatera Terancam Putus

Bengkulu
APRI/Bengkulu Ekspress. Inilah Jalinbar Sumatera di Kecamatan Ketahun yang terancam putus total, Sabtu (31/12).

KETAHUN, Bengkulu Ekspress – Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera di Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara (BU) terancam putus. Saat ini jalan itu hanya dapat dilalui satu arah, karena rusak parah akibat abrasi pantai. Jika tidak ditangani segera, maka tidak mungkin Jalinbar ini akan putus total.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress (BE) dilokasi, abrasi tersebut terjadi sebelah kiri dari arah Bengkulu menuju Kabupaten Mukomuko ini sangat mengkhatirkan. Karena sebagian badan jalan sudah terjun ke laut akibat abarasi yang terjadi. Bahkan jalan yang tersisa sudah mengalami retak.

Guna mengantisipasi kecelakaan, maka sudah dipasang drum sebagai rambu-rambu peringatan darurat. Akibatnya setiap kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraannya. Karena badan jalan yang dapat dilalui hanya sebagian.

Salah seorang sopir travel Mukomuko-Bengkulu Ari mengatakan, kondisi kerusakan jalan ini sangat menghawatirkan. Bahkan bagi pengendara yang tidak waspada atau baru melintas bisa menjadi korban. Apalagi pencahayaan lampu penerang jalan tidak ada di lokasi tersebut.

‘’Kalau kita selaku sopir travel memang sudah biasa melewati jalan ini, yang kita takutkan pengendara yang belum tahu kalau jalan rusak, bisa saja terperosok ke laut,’’ ujarnya kepada BE saat ditemui saat mengantre di jalinbar tersebut, Sabtu (31/12).

Ia juga berharap pemerintah dapat segera tanggap atas kerusakan jalan yang terjadi ini. Karena menurutnya setiap hari melintas selalu terjadi perluasan kerusakan tersebut. Maka kondisi ini ditakutkan akan membuat Jalinbar putus total.

‘’Kerusakan ini terus melebar dan kita takut sampai putus. Karena kami yang mencari uang di jalan ini akan terkena imbasnya,’’ ungkapnya.

Senada juga disampaikan salah seorang Sopir Fuso Ekspedisi, Ramdan. Ia juga berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan langkah antisipasi darurat ini. Saat ini kendaraan Fuso yang dikendarainya sudah cukup kesulitan melintas. Apalagi jika kerusakan semakin parah.

‘’Sangat khawatir kita melihat kondisi jalan ini. Jangan sampai kejadian seperti di Urai dulu terulang kembali,’’ pungkasnya.(816)