Jalinbar Rusak Parah

Inilah jalinbar yang rusak parah akibat keluar masuk truk batu bara milik PT IRSA di Kecamatan Ketahun, kemarin (14/1).
Inilah jalinbar yang rusak parah akibat keluar masuk truk batu bara milik PT IRSA di Kecamatan Ketahun, kemarin (14/1).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Jalan Lintas Barat (Jalinbar) di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) banyak yang mengalami kerusakan. Bahkan, mayoritas kerusakan Jalinbar berada di sekitar perusahaan perkebunan, perusahaan tambang batu bara dan lainnya. Namun perusahaan itu seakan tidak peduli dengan kerusakan jalan tersebut.

‘’Harusnya kerusakan jalinbar di sekitar perusahaan dapat diperbaiki dari perusahaan langsung,’’ ujar Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Bengkulu Utara (BU), Tantawi Dali MM kepada Bengkulu Ekspress (BE) dikonfirmasi, kemarin (14/1).

Ia menambahkan perbaikan Jalinbar dapat dilakukan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Karena, sudah sewajarnya perusahaan turut peduli terhadap lingkungan, salah satunya melakukan perbaikan jalan.

‘’Jadi dana CSR perusahaan itu dikemanakan? Perbaikan jalan di depan perusahaan masing-masing saja tidak bisa diakomodir. Itu sudah keterlaluan. Kenapa harus menunggu pemerintah yang memperbaikinya,’’ ungkapnya.

Tantawi juga menegaskan jika perusahaan tidak membawa manfaat bagi masyarakat setempat dan lingkungan, maka lebih baik tidak usah dikeluarkan lagi izinnya. Untuk itu, ia menekankan agar Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara lebih tegas terhadap setiap perusahaan yang tidak peduli terhadap lingkungan.

‘’Harusnya pemerintah tegas dalam hal ini, mana perusahaan yang bandel dan tidak peduli lingkungan diseleksi. Ke depan, izinnya tidak perlu diperpanjang lagi,’’ terangnya.

Berbagai kerusakan jalinbar yang terjadi, yakni di sepanjang PT Pamor Ganda di Kecamatan Ketahun. Mulai dari kerusakan akibat abrasi pantai hingga kendaraan perusahaan. Selanjutnya, di depan pengumpul tambang batu bara milik PT Indonesia Riau Sri Avantika (IRSA) yang juga berada di Kecamatan Ketahun.

‘’Tak hanya kerusakan jalinbar, kerusakan jalan provinsi dan kabupaten juga harus diperhatikan perusahaan. Karena, sedikit banyaknya perusahaan juga menggunakan jalan itu,’’ tuturnya.

Disamping itu, Politisi Nasdem ini mengaku akan membahas perbaikan jalinbar dan jalan provinsi di tingkat DPRD Provinsi Bengkulu, sehingga perbaikan jalan itu dapat diupayakan dalam tahun 2018 ini.

‘’Kalau Jalinbar itu kewenangan pusat, kita juga akan usulkan pusat. Untuk jalan provinsi beberapa titik kerusakan yang tersebar di seluruh kabupaten akan diperbaiki tahun ini,’’ pungkasnya.(816)