Jalinbar Bahayakan Pengendara

BUDI/Bengkulu EkspressANTRI DAN TERPEROSOK: Mobil terperosk di jalinbar Air Punggur Mukomuko dan kendaraan antri saat melintasi jembatan darurat.

MUKOMUKO,Bengkulu Ekspress – Pembangaun jembatan di jalan lintas barat (Jalinbar) di Kabupaten Mukomuko, cukup membahayakan bagi pengendara yang melintas. Selain itu, pengendara juga harus mengantri dan lebih berhati-hati. Terutama di satu titik jalan Air Punggur antara Kecamatan Kota Mukomuko dengan Kecamatan Air Dikit. Pasalnya, selain sering kendaraan terperosok di jembatan darurat, juga sangat berbahaya karena dapat mencelakai setiap pengendara yang melintas.

Seperti beberapa hari lalu, satu unit mobil diesel tergelincir. Ini setelah mobil tersebut melintasi jembatan darurat tersebut.Beruntung, tidak ada korban jiwa, tetapi pemilik kendaraan mengalami kerugian materil. Meskipun kendaraan itu sudah dievakuasi. Hingga kemarin (31/3), di jalan tersebut masih belum teratasi. Pengendara yang  melintas terpaksa harus mengantri, baik itu pengendara arah Mukomuko menuju Bengkulu maupun sebaliknya. Begitu juga jalan Mukomuko hingga ke arah Padang, Provinsi Sumbar.



Cukup berbahaya jalan tersebut, ini diduga disebabkan belum selesainya pembanguan jembatan beton di lokasi tersebut yang mulai dibangun sejak tahun lalu. Ketua RT 06 Kelurahan Koto Jaya, Dirwansyih menyampaikan, terperosoknya kendaraan bukan yang pertama kali, tetapi sering terjadi. Ini disebabkan jembatan darurat yang dilalui sangat berbahaya. Selain cepat rusak dikarenakan hanya dibangun sementara, juga disebabkan derasnya hentakan ombak pantai dan faktor lainnya.

Ia mengharapkan, selain jembatan yang belum selesai itu cepat diselesaikan pembangunannya. Juga disarankan agar jembatan darurat diperbaiki dan dibangun dengan cukup kuat. Sehingga dapat meminimalisir membahayakan pengendara yang melintas.  Pengendara yang melintas, Ery mengatakan, setiap ia melintas lebih berhati-hati dan terpaksa mengantri. Harapannya selaku pengendara meminta pemerintah segera mungkin menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut. Untuk jembatan darurat itu, harus dibangun dengan cukup kuat. Sehingga tidak membahayakan hingga mencelakai setiap pengendara yang melintas,” ungkap Dirwansyih.(900)