Jalani Hidup Laksana Air Mengalir

Hallo Gubernur1Siapa yang tidak kenal dengan Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd. Pria kelahiran 4 Februari 1970 ini telah dilantik menjadi Gubernur Bengkulu oleh Menteri Dalam Negeri, 17 Desember 2012 lalu. Melalui kesempatan ini, bengkuluekspress.com mencoba mengupas perjalanan pria yang mengawali kariernya dari bawah ini.

Junaidi Hamsyah adalah putra bungsu dari sembilan bersaudara kelahiran Tebat Pacur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) 42 tahun lalu. Ia mengawali karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan II A di Departermen Agama Provinsi Bengkulu.

Ada cerita unik saat proses kelahiran Junaidi Hamsyah. Usai dilahirkan, bayi Junaidi Hamsyah tidak langsung menagis seperti lazimnya bayi lainnya. Namun saat sang ibu, menyebutkan nama Allah sebanyak tiga kali, barulah bayi tersebut menangis. ”Saya sendiri tidak mengetahui hikmah apa dibalik semua cerita itu. Namun hal itu memang terjadi, saksi hidupnya adalah bibi saya yang melihat langsung proses kelahiran tersebut,” ujar Junaidi Hamsyah.

Sejak bersekolah di SD, Junaidi kecil telah memiliki cita-cita ingin menjadi guru. SD ia selesaikan di tahun 1983 di desa kelahirannya. Selanjutnya ia melanjutkan ke SMP di Lubuk Durian dan tamat tahun 1986. Berbekal NEM cukup tinggi ia melanjutkan sekolah ke PGA di Bengkulu. Untuk melanjutkan pendidikan ke PGA ia harus berpisah dengan orang tua.

Setamat PGA, Junaidi muda melanjutkan pendidikan di IAIN Raden Fatah (sekarang IAIN Bengkulu) Jurusan Tarbiyah. Semasa kuliah, Junaidi mendapatkan tambatan hati, Honiarty. Pasangan ini kemudian menikah di tahun 1993. Sebagai mahasiswa yang sudah berkeluarga, Junaidi secara serabutan sebagai guru mengaji dan guru privat dari rumah ke rumah. Selain itu, ia juga aktif menjadi mubaligh, memberikan ceramah di masyarakat.

Junaidi menamatkan pendidikan di IAIN pada 1996. Setelah mengantongi gelar sarjana, ia bekerja sebagai sales buku dengan sistem bonus. Berkat ketekunan dan keuletannya bekerja, ia mendapatkan penghasilan yang lumayan. Bahkan dari pekerjaan tersebut, ia mampu membeli rumah sederhana dan mencukupi kebutuhan rumah tangganya saat itu.

Pada tahun 1999, Junaidi lulus mengikuti penyaringan tes CPNS di Departermen Agama (Depag) Provinsi Bengkulu. Di tahun 2000, ia diangkat sebagai guru agama SD yang ditugaskan di Desa Pagarjati Kabupaten Bengkulu Utara. Kendati bertugas sebagai guru di desa pelosok, namun Junaidi Hamsyah tetap aktif sebagai dai melayani masyarakat dengan mengisi pengajian dan ceramah cukup di Kota Bengkulu.

Pada tahun 2004, Junaidi pindah dan ditempatkan sebagai pengajar di MAN 2 Kota Bengkulu. Kepindahan ke Kota Bengkulu tersebut membuat perannya sebagai dai terus meningkat. Bahkan pada tahun 2005, ia meraih prestasi sebagai Mubalik Teladan tingkat Provinsi Bengkulu. Selain sebagai dai, Junaidi juga melanjutkan pendidikan S2 di Magister Manajemen Pendidikan Universitas Bengkulu. Ia menyelesaikan S2 di tahun 2009.

Perkembangan karier Junaidi sebagai dai, menarik minat Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin. Ia diminta untuk mendampingi Agusrin mengikuti pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur. Dari penyaringan 21 nama hingga sampai 9 nama beliau tidak masuk dalam daftar nama pemilihan Gubernur dan Wakil. Pada akhirnya, 3 hari menjelang penutupan pendaftaran beliau tetap diminta dan dipastikan untuk mempersiapkan diri dalam pencalonan wakil kepala daerah tersebut. Akhirnya dalam Pilkada tersebut Agusrin dan Junaidi maju sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur. Hasilnya, pasangan ini terpilih untuk memimpin Bengkulu tahun 2009-2014.

Suratan takdir kemudian membuat Junaidi Hamsyah mengemban tugas sebagai Plt Gubernur. Hal ini bukanlah pekerjaan yang ringan. Namun ia memandang tugas tersebut sebagai amanah. Beliau beranggapan bahwa hidup ini layaknya sebuah roda yang sedang berputar. Pada 17 Desember 2012, Menteri Dalam Negeri melantik Junaidi Hamsyah sebagai Gubernur Bengkulu.(**)

Biodata
Nama
:
H. Junaidi, S. Ag. M.Pd
Tempat Tanggal Lahir
:
Tebat Pacur, 04 Februari 1970
Pangkat/Gol. Ruang
:
Penata (III/d)
Jabatan
:
Gubernur Bengkulu
Alamat
:
Jl. Delima Bumi Ayu 8 RT VIII RW 02 No 624 Kel. Bumi Ayu Kec. Selebar – Kota Bengkulu.

 

Pendidikan
1 SD
:
SD Negeri Tebat Pacur, lulus tahun 1983
2 SMP
:
SMP Negeri Lubuk Durian lulus tahun 1986
3 PGA
:
PGA Negeri Kota Bengkulu lulus tahun 1989
4 S1
:
IAIN Raden Fatah Bengkulu Fak. Tarbiyah
5 S2 Univ. Bengkulu FKIF. Prodi MMP lulus tahun 2009

 

Prestasi
1
Mubalik Teladan Tahun 2005