Jalan Tol Bengkulu-Linggau

BENGKULU, BE – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, merencanakan pembangunan jalan tol sepanjang 1.000 kilometer di Sumatera. Pembangunan tersebut melibatkan PT Jasa Marga Tbk dengan pemerintah daerah. Dahlan juga akan membangunan jalan tol Bengkulu-Lubuk Linggau sepanjang 127 KM. Hal ini diungkapkan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Drs H Zainal Abidin, kemarin. “Nota kesepahaman bersama dengan 10 Provinsi se-Sumatera untuk pembanguanan jalan Tol sudah dilakukan. Jalan tol yang rencana akan dibangun tersebut melintasi Betungan (Kota Bengkulu) – Taba Lagan (Benteng) – Kota Niur (Kepahiang) – Cirebon Baru (Rejang Lebong) dan Lubuk Linggau,” katanya. Ia mengatakan pembangunan jalan tol ini akan didanai oleh konsorsium antara PT Jasa Marga dan BUMN lain yang akan dikoordinir oleh Kementerian BUMN. Anggaran pembangunan jalan tol telah disediakan pada APBN. “Pemerintah Provinsi segera menandatangani kesepakatan dengan PT Jasa Marga di Jakarta. Pembangunan jalan tol ini akan membuka akses ekonomi Bengkulu, karena dengan jalan tol, Bengkulu-Linggau yang biasanya ditempuh 3 jam, bisa menjadi 1 jam,” katanya. Dikatakan Zainal, pelaksanaan pengerjaan jalan tol nanti baru akan dilakukan pada tahun 2013, sebab pada tahun ini dana untuk pembebasan lahan belum dimiliki. Sementara pada APBD-Perubahan 2012 tidak memungkinkan karena hanya efektif 3 bulan. “Tidak memungkinkan karena perlu waktu untuk pembebasan tanah, pengukuran dan perhitungan. Sehingga baru bisa dilaksanakan pada tahun 2013,” kata Zainal.  Zainal mengatakan, langkah inovatif percepatan pembangunan tol Sumatera ini akan didukung sepenuhnya. Oleh karena itu, Pemprov meminta agar Pemkab/Pemkot melakukan persiapan mulai dari tahapan perencanaan, perizinan, penyediaan lahan, pencadangan kawasan ekonomi dalam rangka mendukung kelayakan ruas tol yang akan dibangun. Rencananya akan ada dua model jalan tol di Sumatera. Yang pertama, full standar jalan tol dengan empat jalur. Satu model lagi, high grade highway untuk jalan tol yang jumlah lalu lintasnya kecil. High grade highway yaitu jalan tol yang lebarnya tidak wajib empat jalur, namun lahannya tersedia untuk empat jalur. “Proyek 1.000 kilometer jalan tol di Sumatera itu, sejalan dengan proyek pemerintah trans Sumatera dan tersinkronisasi dengan proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk bidang jalan dengan pola korporasi,” katanya Zainal.(100)

  • dani 24 Februari 2012 at 09:32

    semoga dpt segera dalam pengerjaannya… Sehingga prov. Bengkulu umumnya, dan kota bengkulu khususnya semakin terbuka lebar dalam segala macam akses.. Transfortasi dan investasi… Hidup bengkulu