Jalan Tanggul Rawan Banjir Berstatus Milik BWSS VII

FOTO IST/BE – Anggota DPRD Kota Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di jalan tanggul penghubung kelurahan Rawa Makmur dan Kelurahan Bentiring, Senin (02/03).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Jalan Tanggul Merpati 1 Kelurahan Rawa Makmur sampai saat ini masih dengan kondisi rusak parah dan rawan banjir. Warga mengeluh karena di daerah tersebut sampai saat ini belum tersentuh pembangunan maupun perbaikan.

Saat Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu melakukan sidak, diketahui jalan tersebut masih berstatus milik Balai Wilayah Sungai Sumatera VII (BWSS VII).

Jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Kelurahan Rawa Makmur dan Kelurahan Bentiring. Sepanjang jalan tersebut yang berjarak 2,5 kilometer lebih itu kondisinya sangat parah dan cukup berbahaya.

Purwanto, Ketua RT 1 Bentiring Permai menuturkan, saat banjir datang air kerap menerjang rumah warga yang berada di sekitaran pinggir sungai. Tak terelakkan ratusan rumah di RT 7 Bentiring Permai ikut terkena banjir saat turun hujan lebat yang cukup lama.

“Ya tempat ini menjadi sasaran jika banjir datang. Seperti kejadian banjir tahun lalu, mungkin ratusan rumah di sini terendam,” ucap Purwanto, Senin (02/03) saat dikunjungi sidak DPRD Kota.

Sementara itu, anggota DPRD Kota, Indra Sukma menjelaskan, jalan tersebut bukan milik Kota, melainkan BWSS VII dan tidak boleh diperbaiki pemerintah kota. Jika memungkinkan Dewan akan meminta BWSS VII untuk menghibahkan jalan tersebut ke pemerintah kota agar perbaikan jalan dan upaya penanganan banjir bisa dilakukan oleh pemerintah kota sendiri.

“Jadi kami nanti minggu depan Insyaallah akan mengunjungi BWSS VII itu untuk berkoordinasi. Nah kalau lahan tersebut mau di hibahkan ke Kota, maka bisa pemerintah kota melakukan perbaikan,” ucapnya.

Tambah Indera Sukma, jika lahan dihibahkan, pihaknya akan menganggarkan perbaikan di APBD tahun ini untuk pembangunan pada 2021. Jika pihak BWSS VII tak kunjung merespon, pihaknya akan terus mendesak agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan. (Imn)