Jalan Provinsi Terancam Putus

KINAL, Bengkulu Ekspress– Jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Kinal dengan Kecamatan Semidang Gumay, kini terancam putus total. Hal tersebut dikarenakan di salah satu titik jalan milik provinsi yang terletak di Desa Pengurung Kecamatan Kinal separuh badan jalan aspal longsor ke jurang sedalam 100 meter. Akibatnya, badan jalan longsor sehingga kendaraan saat melintas harus ekstra berhati-hati.

“Kendaraan harus ekstra hati-hati khususnya saat melintas malam hari. Sekalipun sudah dipasang tanda peringatan longsor, tapi amblasnya sepertinya semakin membesar tiap harinya,” kata Pjs Kepala Desa (Kades) Pengurung, Mudarwan, kemarin (26/5).

Dikatakan Kades, longsornya badan jalan sudah terjadi sejak satu bulan lalu disaat daerah itu diguyur hujan lebat. Ia menyebutkan, longsor pada dan jalan dengan panjang sekitar 10 meter itu sangat mengancam keselamatan pengendara yang melintas. Sebab sewaktu-waktu bisa terjadi longsor kembali. Karena dibawah badan jalan aspal sudah terdapat lobang besar sehinga dikhawatirkan akan mudah longsor bila ada kendaraan besar (mobil truk) melintas dengan tonase besar.

“Kalau tidak segera diperbaiki saya yakin jalan itu akan putus, karena longsor jalan itu sudah tambah besar dan masalah ini sudah saya laporkan ke pemerintah,” terang Kades.

Menyikapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hifthario Syahputra MSi yang belum lama ini juga telah meninjau langsung jalan yang nyaris putus tersebut mengatakan sudah menyampaikan perihal tersebut ke pihak provinsi untuk segera menindaklanjuti permasalahan jalan tersebut. Agar ancaman bencana tidak terus-terusan menghantui pengguna jalan.“Jalan longsor Provinsi itu karena hujan satu bulan lalu, dan permasalahan ini sudah kita sampaikan ke Dinas PU Provinsi, karena jalan itu yang bertanggung jawab provinsi,” terangnya.



Sementara itu, Kapolsek Kaur Tengah IPTU Pedi Setiawan SH melalui Babin Kamtibmas Brigpol Radius Gea juga menyampaikan, jika jalan lintas provinsi di Desa Pengurung yang amblas itu sangat membahayakan pengendara. Untuk itu, ia mengingatkan agar pengendara melintas di malam hari lebih berhati-hati karena tak ada penerangan dan juga berada di tikungan.

“Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi korban. Kita sejak awal sudah pasang police line, karena lokasi jalan amblas tepat usai tikungan. Juga kita imbau pengendara untuk waspada, apalagi kalau melintas pada malam hari,” imbaunya. (618)