Jalan Kecamatan Rusak & Berlumpur

MERIGI SAKTI, BE – Jalan lintas antar Kecamatan Merigi Sakti dan Pagar Jati tepatnya di Desa Karang Panggung sulit untuk dilintasi kendaraan.Posisi jalan di tengah-tengah desa, tidak ada lagi pengeras koral, hanya tanah tebal dan membentuk kolam lumpur. Akses penyingkat perjalanan masyarakat ini tidak bisa diandalkan lagi, setelah hujan kemarin banyak mobil terparter.
Sekretaris Desa Karang Panggung, Munir Sumarlin, menegaskan kerusakan jalan lintas kecamatan ini perlu disikapi. Sekitar 1 kilometer lagi yang belum diaspal dan  dikerasi, sehingga bila hujan, selalu membentuk lumpur.
“Tidak hanya pada titik ini, termasuk di kawasan turunan jalan. Sudah parah total dan banyak lumpur, mesti disikapi cepat,” terangnya.
Jalan lintas ini kata Munir, dapat menyingkat rentang perjalanan warga. Bila melintasi jembatan simpang aur, membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke pusat kecamatan, karena melintasi Desa Temiang, Desa Kroya, Desa Tabarena dan baru masuk ke pusta ibukota Merifi Sakti.
“Bila lewat jalan ini, jaraknya lebih dekat 10 menit,” sampainya.
Bila warga memutuskan melintasi Desa Temiang dan Kroya, sambung Munir, juga mesti melintasi jalan rusak parah. Banya lubang jalan dan tanah licin, yang tingkat resikonya lebih tinggi dibandingkan melintasi jalan lintas.
“Banyak yang mengalami kecelakaan bila melintasi simpang Temiang dan Kroya, baiknya jalan ini yang ditingkat untuk kenyamanan,” tutupnya.(111)