Jalan Gang Gereja Kepahiang Dibiarkan Rusak

KEPAHIANG, BE – Meskipun Kabupaten Kepahiang sudah melalui tiga priode kepemimpinan bupati, namun jalan di gang Gereja di RT 13 Sidodadi Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang dibiarkan rusak dan tidak tersentuh pembangunan. Kondisi jalan lingkungan yang dihuni puluhan Kepala Keluarga (KK) tersebut tidak mendapatkan pembangunan hotmix sebagaimana jalan-jalan lainnya.
“Kondisi jalan di sini lihat saja sendiri, keadaan tebing (Tanjakkan, red) jalannya rusak, sangat bahaya bagi pengendara,” ungkap Tokoh Masyarakat setempat, Asmawar, Minggu (28/2).
Ia mengatakan, setiap tahun ada pembangunan jalan, baik lapen maupun hotmix dilakukan Pemkab Kepahiang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penetaran Ruang (PUPR). Akan tetapi, alokasi dana APBD tersebut tidak menyentuh badan jalan di Sidodadi tersebut.
“Entah mau bagaimana lagi, agar jalan kami ini dibangun. Masyarakat hanya bisa berharap adanya pembangunan,” tutur Asmawar.
Harapan serupa diungkap Darul (33), warga setempat. Ia mengaku, heran mengapa kondisi jalan didepan bedanganya tersebut belum dilakukan pembangunan hotmix. Padahal gang-gang disekitarnya yang masih berada dilingkungan empat Sidodadi sudah mendapatkan pembangunan sangat baik.
“Gang dibelakang Yahama sudah dibangun, entah mengapa yang berada didepan rumah kami belum juga dibangun,” ungkapnya.
Ia mengharapkan, kawasan belakang gerejang dapat diperhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepahiang. Agar masyarakat sekitar tidak meraga diasingkan dalam pembangunan, tentunya wargapun mengharapkan jalannya dapat dibangun dengan baik.
“Kemarin saya sempat jatuh saat berhenti didepan rumah, sebab kondisi jalan yang sudah rusak parah. Ditambah lagi jalan ini kondisi terjal, jadi kalau berhenti ditengah-tengah sangat berbahaya,” ucapnya. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*