Jalan Berlumpur, Puluhan Warga Datangi Dinas PU

2013 Tidak Dibangun, Jalan Akan Ditutup

UJAN MAS, BE – Jalan di Desa Surobali Kecamatan Ujan Mas kepahiang, sudah puluhan tahun dalam kondisi memprihatinkan. Saat musim hujan seperti ini, jalan menjadi berlumpur, dan nyaris tidak bisa dilintasi oleh kendaraan. Imbasnya akan mengganggu perekonomian masyarakat setempat. Karena tidak juga kunjung dilakukan pembangunan, Selasa kemarin sekitar pukul 11.00 warga Desa Surobali mendatangi dinas PU, didampingi oleh anggota komisi I DPRD, Edward Samsi SIP MM. Jalan tersebut pernah dijanjikan Dinas pekerjaan Umum kepahiang, akan tuntas pada tahun 2012 ini, namun nyatanya hingga saat ini belum ada realisasinya.

“Perbaikan itu sudah kita usulkan sejak tahun 2006, dan baru tahun ini direalisasikan. Ironisnya perbaikan yang dilakukan berjalan  lambat dan tidak sesuai dengan harapan warga, karena masih kurang 1 Km lagi,” kata Kades Surobali, Ketut Suteja.

Dari 1500 M jalan yang harusnya dikerjakan, baru direalisasikan sepanjang 500 M saja. Terlebih janji perbaikan tersebut menggunakan hotmix. Namun kenyataanya jauh dari harapan dan mengakibatkan warga kecewa sehingga memilih mendatangi dinas PU terkait proyek yang dikerjakan.

Kedatangan puluhan warga Desa Surobali untuk menemui Kadis PU, Ir Efredi Damri tidak membuahkan hasil. Mereka hanya ditemui oleh kasi jembatan, dan jalan, Hendri Pahlevi ST. Menurutnya, dalam melakukan perbaikan jalan Desa Surobali tersebut, DPU mengalami cukup banyak kendala.

“Pembangunan jalan belum bisa dilakukan, karena kita juga harus melakukan perbaikan jembatan di Surobali. Untuk itu agar perbaikan lancar, maka kami harus memprioritaskan rehabilitasi jembatan terlebih dahulu. Ditambah lagi matrial untukk melakukan perbaikan jalan, tidak bisa masuk kelokasi pembangunan jalan, dan 2013 akan kita kerjakan lagi,” terangnya.

Terkait aksi warga itu, anggota Komisi I DPRD Kepahiang, Edward Samsi SIP MM, dengan tegas mengungkapkan bahwa pembangunan jalan di wilayah itu sangat lambat. Karena usulan sudah sejak tahun 2006 lalu, dan seharusnya sudah selesai jika serius untuk digarap. Apalgi usulan dari DPU sudah direalisasikan mencapai angka Rp 20 M.”Dana sudah kita berikan berdasarkan usulan dinas pekerjaan umum. Alasan dari PU sangat tidak masuk akal, kalau belum bisa merealisasikan hotmik setidaknya lapen saja sudah cukup. kalau tahun 2013 tidak juga tuntas, maka warga desa sepakat untuk menutup jalan tersebut hingga dilakukan perbaikan,” tegas Edwar. (160)