Jalan Berlubang, Ancam Pengendara

ASRI/Bengkulu Ekspress
BERLUBANG: jalan depan RSUDHD Manna berlubang dan bisa menjadi pemicu kecelakaan di jalan raya.

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress– Kondisi jalan berlubang di tengah jalan raya depan Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUDHD) Manna Bengkulu Selatan (BS) seakan dibiarkan, Pasalnya jalan tersebut sudah lama berlubang, bahkan setiap hari di lewati pejabat. Sebab menuju kantor Bupati Bengkulu Selatan. Hanya saja, belum juga diperbaiki.

”Sepengetahuan saya, sudah hampir satu tahun ini jalan tersebut berlubang,” ujar Ardi, salah satu warga Kota Manna yang sering melintas di jalan tersebut.

Ardi mengatakan, jalan tersebut akses warga menuju kantor Bupati dan juga RSUDHD Manna Bengkulu Selatan. Sehingga setiap hari selalu ramai dilintasi kendaraan. Hanya saja dengan kondisi jalan berlubang, dikhawatirkan dapat mengancam para pengendara. Sebab bisa menyebabkan kecelakaan. “Saya saja sudah sering nyaris tabrakan saat hendak menghindari lubang tersebut, sedangkan dari arah depan, kendaraan juga menghindari lubang,” ujarnya.



Dengan kondisi jalan berlubang tersebut, dirinya khawatir ke depan bisa berakibat fatal bagi pengendara. Pasalnya di sisi kiri dan kanan jalan dekat dengan kali. Sehingga pengendara bisa tercebur dalam kali tersebut. Untuk itu, dirinya berharap Pemda Bengkulu Selatan dapat segera menambal jalan berlubang tersebut, agar tidak memakan korban jiwa. “Setiap hari pejabat sering melintasinya, semoga bisa segera ditambal,” harap Ardi.

Ditambahkan Roni, seorang sopir travel yang juga sering melintasinya, kondisi jalan tersebut rawan terjadi kecelakaan. Pasalnya selain di sisi kiri dan kanan jalan ada kali. Jalan tersebut juga menikung. Sehingga, jika pengendara yang tidak hapal jalan atau sedang mengebut tidak tahu ada lubang.

Bisa menyebabkannya terjatuh bahkan hingga terjun ke kali tersebut. “Lokasi jalan berlubang rawan terjadi kecelakaan, sebab lokasinya menikung, sebelum belum ada korban jiwa, sebaiknya lubang tersebut segera ditutup,” imbuh Roni. (369)