Jalan Berdebu dan Berlumpur

Doni/Bengkulu Ekspress BERDEBU: Kondisi jalan berdebu di Desa Air Hitam pasca bencana banjir yang melanda desa tersebut.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Kondisi jalan lintas Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam Kecamatan Hujan Mas berdebu dan banyak tumpukan lumpur. Keadaan tersebut membuat warga dihantui akan serangan penyakit, terutama terganggunya saluran pernapasan. Debu terjadi akibat jalan tidak disiram pasca dibuka memenggunakan alat berat. Sehingga tanah sisi lumpur yang kering menjadi berdebu.  “Banyak debu sekarang, jalanya belum bersih total,” ungkap Didi, warga sekitar.

Warga khawatir terserang penyakit karena mengisap debuh akibat banjir yang merendam wilayah desa. Khususnya anak-anak yang banyak bermain di sepanjang jalan, karena orang tua sibuk membersihkan rumah akibat terendam banjir.  Pengamatan di lapangan, para petugas Tagana yang melaksanakan tugas dikedua desa juga terlibat menggunakan masker penutup mulut untuk menghindari debu.

Tidak terlihat adanya pembagian masker kepada warga dari para petugas. Meskipun demikian petugas medis bersiaga di lokasi bencana dengan mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di kedua desa tersebut.  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang bersama Dinkes Provinsi Bengkulu mendirikan posko kesehatan di lokasi banjir.

Plt Kepala Dinkes Kepahiang, Tajri Fauzan SKm mengungkapkan, khusus wilayah Kaabupaten Kepahiang terdapat dua desa yang terdampak banjir, yaitu di Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam. “Ada dua posko yang lengkap dengan bantuan kesehatan yang kita dirikan, satu di Desa Tanjung Alam, dan satu lagi di Desa Air hitam,” ungkap Tajri. (320)