Jajanan Jambu Bangkok ”Menjamur”


BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sekitar 3 bulan terakhir penjual jajanan jambu bangkok ”menjamur” di Kota Bengkulu. Tentu sudah banyak yang membeli jajanan jambu bangkok yang sedang boming ini. Setidaknya ada 12 pedagang jambu bangkok tersebar di hampir setiap jalan poros Kota Bengkulu.

“Jambu bangkok dijual per porsi dan per kilogram,”jelas Penjual dan pemasok jambu bangkok Lijah kepada BE kemarin (18/09).

Untuk jambu bangkok yang dijual per porsi jambunya sudah diolah siap santap. Sebuah jambu bangkok dipotong dadu dimasukkan dalam sebuah mangkok tertutup. Dalam wadah ini sudah ada bumbu bubuk cabai merah dan gula halus. Wadah itu lalu dikuncang hingga bumbunya merata melekat di jambu bangkok. Kemudian dipindahkan kedalam plastik bening dan diberi lidi dan jambu bangkok pun siap di santap.

Bumbu jambu bangkok itu tersedia dalam 3 varian rasa, bisa manis saja, pedas saja atau pembeli bisa mencampur kedua rasa manis dan pedas berpadu menjadi satu rasa. Sepori jambu bangkok ini dijual Rp 10 ribu.

Bagi pembeli yang tak mau membeli jambu menggunakan bumbu. Bisa membeli jambu bangkok ini per kilogram. Jambu bangkok ini dijual Rp 30 ribu per kilogram.Biasanya pedagang jambu bangkok mulai berjualan sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

Awalnya Lijah sendiri yang berjualan jambu bangkk itu. Dia berjualan di Pos Polisi Pantai Panjang, Kota Bengkulu, pada Juli 2019. Karena terbilang baru, dan ukuran jambu yang luar biasa. Jambu bangkok yang dijual Lijah pun laris. Mengingat jambu bangkok yang tergolong jambu biji itu, bukan hanya enak dimakan, tetapi juga bagus untuk kesehatan. Jambu biji yang mengandung vitamin C ini sangat bagus untuk penderita kolesterol dan diabetes.

“Kami merantau ke Bengkulu baru 3 bulan dan membuka usaha menjual jajanan jambu bangkok  ini,” tukas Lijah.

Lama kelamaan banyak pedagang buah yang penasaran, lalu mendatangi Lijah. Mereka bertanya  seputar jambu bangkok itu dan menyatakan tertarik menjual jambu bangkok seperti Lijah  juga. Lijah pun menerima tawaran pedagang itu dengan hati senang. Dia menyanggupi memasok Jambu Bangkok yang hendak dijual para pedagang tersebut. Hingga akhirnya semakin banyak  pedagang tertarik ikut berjualan Jambu Bangkok juga.

Sekarang sudah ada sekitar 12 pedagang jambu bangkok di Kota Bengkulu. Mereka antara lain  tersebar di kawasan belakang Booncolen Indah Mall (BIM), di Tanah Patah ada 2, di Pagar  Dewa, Simpang Skip, Unib Belakang, di dekat Universitas Dehasen, dan di depan Balai  Buntar.

Jambu bangkok ini sangat diminati masyarakat. Tak heran omzet penjualan jambu ini meski  hanya di pinggir jalan cukup besar. Setiap cabang setiap harinya mampu mendapatkan omzet  penjualan Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu perhari pada hari biasa. Ada juga mencapai Rp  1,5 juta bila hari libur. Apalagi pedagang yang berjualan di kawasan objek wisata Pantai Panjang.

”Jambu Bangkok ini kami datangkan dari perkebunan buah yang ada di Aceh,” kata Lijah. Awalnya Lijah hanya mendatangkan 5 kotak jambu bangkok ke Bengkulu. Satu kotak rata-rata berisi 8 Kg jambu. Sekarang setiap minggu dia memasok sekitar 500 Kg jambu bangkok untuk 12 pedagang jambu bangkok se-Kota Bengkulu. Jambu Bangkok ini dipasok ke Bengkulu oleh Lijah via darat menggunakan jasa mobil travel.(Mg3)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*