Jadikan Guru Suritauladan

Ternyata dari ratusan peserta lomba Ide Kreatif yang digelar oleh Media Bengkulu Ekspresss bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam rangka HUT Provinsi Bengkulu, ada beberapa peserta dari BS yang juga ikut berpartisipasi.

Salah satu diantaranya seorang pelajar dari SMKN 2 BS, Mezi Aris Apronny. Pria yang akrab disapa Aris ini merupakan siswa kelas XII SMKN 2 jurusan Agri Bisnis Produksi Ternak.

Saat ditemui BE di asrama SMKN 2 BS, kemarin, dia menceritakan, kalau keikutsertaannya dalam lomba tersebut tidak terlepas dari adanya pengumuman lomba Ide Kreatif yang dipasang di koran Bengkulu Ekspress.

Akhirnya, sebagai generasi emas BS diapun menyerahkan karya ide kretifnya itu keĀ  Bengkulu Ekspress akhir Agustus lalu. “Setelah saya menbaca koran BE kalau ada lomba ide kreatif jadi saya langsung tertarik untuk mengikutinya,” kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.
Buah hati pasangan Tuhirwan dan Sinariah warga Desa Dusun Tengah Kecamatan Seginim ini menuturkan, dalam lomba itu dirinya mengambil judul yakni Inovasi Pendidikan (Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Penerapan Pendidikan Karakter di Sekolah).

Ide itu diambilnya berdasarkan keprihatinannya terhadap dunia pendidikan di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten BS karena semangat para pelajarnya sudah mulai menurun. Ditandai dengan rasa penghormatan para siswa terhadap guru yang sudah mulai luntur.

Dengan adanya lomba ide kreatif ini dirinya mengajak para pelajar untuk memulai hal-hal yang positif dari yang sepele, seperti menjadikan guru sebagai suritauladan dengan selalu menghormatinya hingga penerapan teknologi yang benar dalam memajukan dunia pendidikan.

“Seorang pelajar itu tidak hanya lulus dengan akademik yang tinggi akan tetapi mampunya dia menciptakan invasi baru berdasarkan pendidikan karakter yang selalu berjiwa cinta tanah air yng pasa akhirnya mampu membuka peluang kerja baru bukan hanya bersikap konsumtif,” ucap pria yang bercita-cita jadi pengusaha sukses ini.(369)