Jadikan Ajang Promosi Wisata-Budaya Daerah

MM
Budi/Bengkulu Ekspress
PROMOSI: Berbagai kegiatan pemuda di jalankan dalam peringatan Jambore Pemuda Daerah (JPD) ke XI tingkat Provinsi di Kabupaten Mukomuko

MUKOMUKO,Bengkulu Ekspress– Pelaksanaan Jambore Pemuda Daerah (JPD) ke XI Tingkat Provinsi di Kabupaten Mukomuko, bisa dijadikan sebagai ajang promosikan wisata dan budaya daerah. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mukomuko, Winarto dikonfirmasi, kemarin (29/8).

Dia mengatakan, anak-anak muda ini menampilkan banyak kegiatan antara lain sarasehan, karnaval batik, lomba senam kreasi daerah, lomba hasta karya dan kreasi spanduk, lomba kuliner daerah. Selain itu ada pentas seni atau lomba tari kreasi diikuti perwakilan pemuda darikabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. “Ini juga momen mempromosikan budaya, wisata serta kuliner di kabupaten Mukomuko,” katanya.

Jambore Pemuda daerah yang sempat menjadi sorotan ini, diikuti 80 orang pemuda/pemudi mewakili kabupaten/kota masing-masing, berlangsung sejak Senin (27/8) hingga Rabu (29/8) kemarin. Masing-masing kabupaten/kota, mengutus sebanyak 8 orang pemuda/pemudi dan 2 orang pendamping.

Selama kegiatan, peserta yang mengikuti kegiatan itu juga diberikan pembekalan, pelatihan, pengetahuan tentang hukum, diskusi kepemudaan serta diajak jalan-jalan menuju ke lokasi obyek wisata antara lain di danau nibung dan pantai pandan wangi. “Peserta kita ajak ke objek wisata supaya lebih mengatahui daerah ini punya potensi wisata yang cukup bagus,”katanya.

Sementara itu terkait anggaran yang mencapai setengah miliar. Winarto menyampaikan belum dapat dipastikan habis seratus persen. Pasalnya kegiatan itu masih berlangsung. “Jika anggaran mencapai setengah miliar berlebih atau tidak digunakan. Sisanya akan kita kembalikan ke kas Negara,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan dalam kegiatan tersebut juga cukup banyak terbantu dari OPD-OPD dan bagian di jajaran Pemkab Mukomuko. Seperti tenda dari OPD Dinas Sosial, BPBD dan Bagian Umum Setdakab Mukomuko itu tidak ada biaya sewa alias gratis.

Tetapi ada 7 unit tenda yang di pasang di depan panggung utama di sewa dari pihak penyedia tenda yang ada di daerah ini. ”Sebanyak 7 unit tenda kita sewa dari luar. Khusus dari pemkab Mukomuko melalui OPD dan bagian terkait dalam kegiatan jambore itu gratis,”bebernya.

Selain sewa tenda, dalam kegiatan tersebut juga sewa panggung, sound system dan perlengkapan penunjang kegiatan lainnya. Selain kegiatan itu, ada juga anggaran yang harus disediakan untuk uang saku bagi para peserta dan uang pembinaan bagi para pemenang, pembelian piagam dan trophi. Termasuk untuk konsumsi, honor panitia dan kebutuhan lain juga di plotkan di anggaran yang di plotkan APBD Kabupaten Mukomuko tersebut.

“Kita harapkan kegiatan ini, hingga penutupan dapat berjalan lancar dan sukses. Tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak,”ungkapnya.(900)