Jadi PR MUI

CURUP, BE – Peningkatan kasus asusila pada tahun ini menjadi pekerjaan rumah (PR) pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2013 mendatang. Termasuk persoalan aliran keagamaan yang diduga sesat dan membuat keresahan di masyarakat.  Ketua MUI RL H. Damanhuri kepada Bengkulu Ekspress menerangkan, pembinaan kepada imam dan pengurus masjid akan rutin dilakukan, untuk membantu dakwah di Desa dan Kelurahan.

“Meski ini program Kementerian Agama, kita akan ikut membantu program tersebut, karena imam dan pengurus masjid merupakan ujung tombak dakwah di Desa dan Kelurahan,” kata Damanhuri.

Terkait kasus asusila, dan perkosaan anak dibawah umur, MUI Kabupaten RL tetap mengecam perbuatan yang tidak sesuai syariah dan hukum tersebut. “Peristiwa seperti ini layaknya menjadi pelajaran kita bersama, agar tidak terulang di masyarakat atau paling tidak diminalisir terjadi pada keluarga, anak, adik dan saudara kita,” tutur Damanhuri.

Begitu juga dengan persoalan aliran sesat, Damanhuri mengaku, pihaknya sudah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas aliran Amanat Keagungan Illahi (AKI).  “Kita menerima laporan masyarakat terkait aktivitas AKI di Kelurahan Timbul Rejo, setelah kita cek langsung kebenarannya ternyata tidak ada.  Kita berharap masyarakat tetap konsisten memegang teguh iman, dengan mempedomani Al-Qur’an dan Sunnah Rasul sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” harap Damanhuri. (999)