Jadi Korban Hipnotis, Uang Rp 28 Juta Raib

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kebun Kenanga, Kota Bengkulu, Emiliah (77), Kamis (1/8/19), menjadi korban hipnotis oleh 2 orang tak dikenal. Pelaku yang mengaku bisa mengobati anak korban yang sedang sakit berhasil menggasak uang korban senilai Rp 28 juta. Uang itu baru diambil korban melalui mesin ATM di kawasan Padang Jati, Kota Bengkulu.

Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Bengkulu. Diceritakan korban kepada penyidik, awalnya ia dan pelaku bertemu di kantor Pos di Kelurahan Tanah Patah. Mereka sempat berbincang dan korban bercerita kalau ada anaknya yang sedang sakit. Pelaku kemudian langsung menawarkan diri untuk membantu mengobati anak korban.

Pelaku juga mengajukan syarat agar bisa membantu mengobati dengan mengatakan kepada korban sedang butuh dana. Entah dalam pengaruh apa, kemudian korban mengajak pelaku pergi ke salah satu ATM di Padang Jati untuk melakukan penarikan uang. “Setelah melakukan penarikan uang, korban ini memasukkan uang tersebut kedalam tasnya dan pas keluar dari mesin ATM pelaku langsung menguasai tas tersebut. Korban ini seperti tak sadar membiarkan tas itu dipegang pelaku,” ujar Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetio melalui Kasubdit Penmas Humas Polda Bengkulu, Kompol Mulyadi, Jumat (2/8/19).

Kemudian, pelaku dengan alasan hendak salat, lalu menyuruh korban menunggu di depan Rumah Sakit Tiara Sella yang tak jauh dari TKP (Tempat Kejadian . Namun, setelah beberapa lama ditunggu pelaku tak kunjung kembali hingga korban sadar kalau dirinya sudah menjadi korban penipuan. Atas kasus tersebut, korban langsung melaporkan perkara tersebut ke Polres Bengkulu untuk ditindak lanjuti. Diduga usia korban yang sudah berkepala 7 menjadi sasaran empuk para penjahat karena melemahnya daya fokus si korban hingga mudah dimanfaatkan. (Imn)