ITK Triwulan IV Provinsi 107,28

investasi-bisnisBENGKULU, BE- Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan IV-2012 di Provinsi Bengkulu sebesar 107,28. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kondisi ekonomi konsumen dibandingkan Triwulan III-2012. Meningkatnya kondisi ekonomi konsumen terutama didorong oleh kenaikan pendapatan rumah tangga dengan indeks 105,08 serta oleh pengaruh dari inflasi yang rendah.

“ITK adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang,” terang Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu, Dody Herlando.

Meningkatnya kondisi ekonomi konsumen yang didorong oleh kenaikan pendapatan rumah tangga dikarena pada triwulan IV. Adanya puasa ramadhan dan hari raya Idul Fitri, selama triwulan keempat terjadi penurunan konsumsi baik makanan maupun non makanan sebagaimana bisa dilihat dari nilai indeks sebesar 93,53. Indeks makanan berada pada angka 94,01 dengan konsumsi makanan yang mengalami penurunan tertinggi terjadi pada konsumsi buah-buahan dengan indeks 76,32 diikuti konsumsi susu dengan nilai indeks 87,38.

“Meskipun konsumsi makanan secara umum mengalami penurunan namun ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan konsumsi, sayur merupakan konsumsi makanan dengan kenaikan tertinggi dengan nilai indeks 111,10. Demikian halnya dengan daging sapi juga mengalami kenaikan dengan nilai indeks 108,59,” tambah Dody.

Pada triwulan I tahun 2013 ini ITK diperkirakan sebesar 107,16. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan kondisi ekonomi konsumen. Jika  dibandingkan dengan ITK triwulan sebelumnya peningkatan indeks ini diartikan sebagai peningkatan tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen akan kondisi ekonomi mereka.

Peningkatan optimisme ini disebabkan peningkatan yang terjadi pada perkiraan pendapatan rumah tangga (indeks 106,82) dan peningkatan pada rencana pembelian barang-barang tahan lama (indeks 107,77).            Pada awal tahun 2011, ITK hanya dilaksanakan di wilayah Jabodetabek. namun setelah triwulan II 2011 mulai diperluas keseluruh provinsi yang ada di Indonesia. dan untuk bengkulu hanya di lakukan di Kota Bengkulu.

Dan sejak tahun 2012 di Bengkulu dilakukan survei di wilayah 4 wilayah kota/kab yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Bengkulu Utara dan Kota Bengkulu dengan jumlah sampel pada triwulan IV tahun 2012 sebanyak 180 rumah tangga.”Hanya dilakukan di empat wilayah tersebut karena dulunya keempat kabupaten tersebut merupakan kabupaten induk,” pungkas Dody.(251)