Ir Hj Nurul Kasmeri Idrus MSi

Bekali Anak Disiplin

kasmeri-foto profil profil wanita kasmeri (1) dd - CopyKESUKSESAN yang diraih anak merupakan buah dari usaha orangtua. Terutama ibu, yang secara langsung terus memperhatikan tumbuh kembang anak. Hal ini menjadi perjuangan Ir Hj Nurul Kasmeri Idrus MSi, dalam mendidik anak selalu mengedepan kedisiplinan. Sehingga keberhasilan dapat diraih anak itu sendiri. Seperti anak sulungnya, Muhammad Iqbal tengah berusaha menamatkan S2 di Universitas Gajah Mada Yogyakarta di Jurusan Akuntansi. Demikian pula dengan anak keduanya, Muhammad Yusuf yang juga kuliah di UGM jurusan kehutanan. Hal ini berkat kedisiplinan yang ia tanamkan pada anaknya. Buah hatinya ketiga, Intan Likarezthya tidak lama lagi akan menyusul kedua kakaknya untuk kuliah di perguruan tinggi, dimana saat ini masih sekolah di kelas XI SMA Negeri 5 Bengkulu.
Kasmeri mengatakan, selain kedisiplinan, diaturnya pola makan anak-anaknya menjadi salah satu faktor keberhasilan yang mungkin dapat diterapkan oleh keluarga yang lain. Ini tak lepas dari hobinya yang gemar memasak. Sehingga sering mengolah makanan biasa menjadi tidak biasa, tetapi tetap enak dikonsumsi dan memiliki nilai gizi tinggi. Supaya tidak susah mendapatkan bahan baku, perkarangan depan rumah pun dia jadikan kebun kecil untuk memenuhi kebutuhan dapur.  “Saya ini hobi memasak. Jadi dirumah itu setiap hari saya memasak. Sehingga makanan anak-anak jadi terkontrol. Saya selalu usahakan, mereka jangan sampai jajan atau makan makanan yang sembarangan. Sebab kadang ada beberapa makanan yang mungkin salah olah, sehingga berbahaya dan dapat merusak tubuh mereka. Supaya apa yang saya berikan bisa berimbang, saya berusaha menanam sendiri tanaman yang bisa dimakan,” ujar Kasmeri kepada BE kemarin.
Apa yang dia lakukan, sebenarnya tidak lepas dari kecintaannya terhadap dunia pertanian. Demi meraih mimpi, pilihan sulit pun dia ambil, dengan meninggalkan kota kelahirannya, Batusangkar, Sumatera Barat menuju Bengkulu untuk mengejar cita-citanya agar dapat mengabdi kepada masyarakat di bidang pertanian. Usahanya pun tidak sia-sia, sudah dua puluh tahun lebih dia baktikan hidupnya untuk meningkatkan kualitas pertanian.
Hingga akhirnya kini dia menjabat sebagai Kepala Bidang Distribusi Pangan, di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu. Meski sibuk sebagai pegawai negeri sipil (PNS), ibu tiga anak ini tetap tidak meninggalkan hobinya. Bahkan dia kerap ditunjuk sebagai juri dalam perlombaan makanan, di beberapa daerah.
Dia sendiri pun kerap mengolah makanan sendiri yang tidak biasa, sehingga lebih menarik dan tetap enak dikonsumsi. Tujuannya hanya satu, bagaimana caranya masyarakat tidak bosan dengan penganan tradisional yang sehat dan bergizi. Dari situ, masyarakat pun diajarkannya agar dapat mengolah sendiri, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk berwirausaha. Sekaligus mendukung program pemerintah, yakni menekan jumlah pengangguran melalui wirausaha. Apa yang sudah dilakukannya, patutu diapresiasi, karena tidak banyak orang yang begitu peduli terhadap pengolahan makanan.
“Alhamdulillah, saya suka memasak dan meyenangi pertanian. Sekarang saya bisa bekerja di bidang apa yang saya sukai, tanpa harus terbentur dengan hobi saya. Saya sangat suka memasak, dari situ saya mulai mengkreasikan makanan olahan dari sumber daya alam yang didapat. Setelah sekiranya layak dijual, kemudian saya ajarkan kepada orang lain agar mereka bisa berwirausaha produk makanan, sekaligus menjalankan program pemerintah untuk mengurangi pengangguran,” ucapnya.
Belum puas hanya sampai disitu, Kasmeri pun terjun langsung di bidang pertanian dengan membuka lahan sendiri. Ini dia lakukan, tidak lain demi memastikan hingga pendidikan anak-anaknya berakhir. Dia berharap, apa yang dia lakukan di bidang pertanian dapat memotivasi orang lain agar memanfaatkan lingkungan tanpa harus merusak ekosistem. Sebab dia meyakini, sumber penghasilan tidak hanya selalu didapat dari perkantoran. Tanah pun menjanjikan penghasilan yang lebih baik, asal mau bekerja keras.
“Sekarang saya juga sedang membantu suami, mengolah kebun untuk menambah penghasilan kami dan untuk biaya pendidikan anak. Sebab saya percaya, tanah kita yang subur asal dikelola dengan baik bisa menghasilkan yang baik pula untuk kita,” jelasnya.
Sibuk Bertani, Aktif di PKK dan Dharma Wanita, selain fokus kepada pendidikan anak dan pertanian, Kasmeri juga aktif di kegiatan lain seperti PKK dan Dharma Wanita. Dia pun kini terdaftar sebagai anggota PKK dan Dharma Wanita Provinsi Bengkulu. Meski usianya sudah tidak muda lagi, menjalani kegiatan positif sudah menjadi hal wajib baginya, apalagi untuk kepentingan khalayak.
“Selain fokus di BKP, bertani, Alhamdulillah saya juga sekarang masih terdaftar sebagai anggota aktif di PKK dan Dharma Wanita provinsi. Disini kami bersama-sama, melakukan aktivitas untuk kepentingan masyarakat. Ya walaupun umur saya sudah tidak muda lagi, tetapi bukan berarti saya tidak bisa melakukan banyak kegiatan,” ucapnya.
Bahkan kata dia, di Dharma Wanita dia pun ditunjuk sebagai anggota seksi pendidikan. Dimana harapannya ingin terjun langsung, dapat membantu para anak didik meraih prestasi yang bisa membanggakan. “Di Dharma Wanita saya ikut masuk di seksi pendidikan. Saya harap, adanya saya disana dapat membantu agar para pelajar, anak didik kita bisa lebih baik dan berprestasi. Sehingga otomatis nanti dapat mengharumkan nama Bengkulu, di kegiatan apapun yang berkaitan dengan bidang akademis,” tutupnya. (tono)