IPDA Surati Pejabat Tak Hadir Paripurna

TUBEI, BE- Banyaknya pejabat atau kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong yang tidak hadir atau absen saat Rapat Paripurna di DPRD Selasa (18/9) kemarin langsung ditanggapi Inspektorat Daerah (IPDA) Kabupaten Lebong.  Kepala Inspektorat H Kadirman SH menjelaskan, surat ditujukan pihaknya guna meminta penjelasan dari pejabat yang tidak hadir itu.  “Kegiatan paripurna di DPRD Lebong merupakan hal yang penting dan sebagai pejabat harus hadir dalam  agenda tersebut karena yang di bicarakan merupakan kepentingan daerah,” jelasnya. Kadirman mengatakan pihaknya sudah mendapati  siapa saja pejabat yang tidak hadir saat Paripurna lalu. Sebab absen rapat paripurna yang dilakukan selama 2 hari kemaren sudah dipegang. “Dari sini lah kita melihat siapa saja yang tidak hadir. Jadi, mulai besok kita surati seluruh pejabat yang malas menghadiri paripurna di DPRD tesebut,” jelas Kadirman. Dikatakan Kadirman jika setelah disurati tidak juga menjadi perhatian kesadarannya maka Inspektorat akan menyampaikan hal tersebut kepada Bupati Lebong.  “Kita akan sampaikan absen para pejabat yang sering tidak hadir dalam rapat paripurna Dewan. Untuk pemberian saksi tentunya menjadi kewenangan bupati. Kita tentunya memberikan telaah,” kata kadirman. Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Lebong Syahirwanto SSos pada saat dilaksanakannya  Rapat Paripurna DPRD Lebong Pandangan umum anggota DPRD tentang Nota perhitungan Sisa Anggaran tahun  2011 yang diaksanakan pada hari Selasa (18/9) serta Paripurna jawaban Eksekutif Atas pandangan umum  anggota DPRD menyinggung jika banyak kursi-kursi yang telah disiapkan untuk Pejabat eselon II, III  dan IV banyak yang kosong.  “Agenda yang kita lakukan ini semuanya untuk kepentingan daerah tetapi sangat disayangkan tenyata para pejabat yang seharusnya mendengar apa yang kita bahas baik berupa saran atau kritikan untuk pembangunan Kabupaten Lebong ini tidak di dengar langsung oleh pejabat Lebong dikarenakan banyak pejabat yang tidak hadir. Harapan kita kejadian sepeti ini tidak terjadi lagi di waktu-waktu yang akan datang,” ucap Syahirwanto. (777)