Investor Tambak Udang Lirik Ketaping

Bengkulu SelatanMANNA, Bengkulu Ekspress – Jika sebelumnya tambak udang hanya berdiri di Kabupaten Kaur dan Bengkulu Tengah. Namun ke depan, Bengkulu Selatan (BS) sepertinya juga menjadi lokasi usaha tambak udang.

Pasalnya baru-baru ini investor tambak udang dari Jakarta sudah mulai melakukan penjajakan untuk berinvestasi di BS. Adapun lokasi yang sudah disurvey di Desa Ketaping, Manna.

Kepala Desa Ketaping, Saidi membenarkan, baru-baru ini Investor tambak udang dari Jakarta sudah turun ke desanya dan mengecek lokasi ataran sawah di pinggir pantai Ketaping.

“Investor tambak udang dari Jakarta sudah ke Ketaping, mereka ingin berinvestasi usaha tambak udang,” katanya.
Menurut Saidi, lokasi yang sudah mereka pantau yakni di ataran sawah Desa Ketaping seluas 40 hektar dan di Desa Terulung 50 hektar. Sehingga total lahan yang disiapkan seluas 90 hektar. Bahkan investor tersebut sudah mulai menawar lahan sawah warga. Hanya saja saat ini belum ada kesepakatan.

“Investor ingin membeli lahan warga dengan harga Rp 15 ribu per meter, namun warga minta Rp 30 ribu per meter, sehingga sampai saat ini belum mencapai kesepakatan,” ujar Saidi.

Ditambahkan Saidi, saat ini para investor sudah kembali Ke Jakarta mereka masih membahas kembali usulan dari warga. Pasalnya dalam rapat beberapa waktu lalu, warga mengizinkan sawah mereka yang berada di pinggir pantai sebagai lokasi tambak udang. Namun warga pemilik lahan tidak mau harga jual lahan mereka kurang dari Rp 30 ribu per meter.

“ Jika nanti pihak investor setuju dengan usulan warga, maka sepertinya di desa kami akan hadir usaha tambak udang. Terang Saidi. (369)