Investor Mulai Borong Saham

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini menguat cukup signifikan. Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks menguat 53,753 poin (1,279 persen) ke level 4.254,971. Sedangkan indeks LQ45 melesat 12,78 poin (1,83 persen) ke level 711,43.

Kenaikan tidak terlepas dari aksi beli baik investor domestik maupun asing. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 96,5 miliar. Meski demikian, sejak awal tahun ini investor asing masih melakukan penjualan bersih senilai Rp 171,3 miliar.

Kenaikan bursa saham di tanah air tersebut terjadi di tengah mayoritas bursa global yang tertekan ke zona merah. “Bursa AS ditutup mixed pada perdagangan semalam (kemarin) seiring pasar justru bereaksi negatif pada rilis data initial jobless claims yang turun ke level terendah dalam lima pekan terakhir,” kata analis PT Samuel Sekuritas Benedictus Agung kemarin.

Selain itu, pasar juga masih wait and see mengantisipasi rilis data pengangguran dan nonfarm payrolls tadi malam Bursa di Asia kemarin mayoritas dibuka melemah yang mencerminkan ekspektasi negatif dari bursa AS dan mengantisipasi rilis data trade balance Tiongkok. IHSG kemarin juga dibuka di zona merah. Namun, akhirnya berhasil menguat hingga akhir perdagangan.

Frekuensi transaksi perdagangan kemarin mencapai 175.159 kali dengan volume sebanyak 3,5 miliar saham senilai Rp 5,1 triliun. Sebanyak 161 saham naik, 113 saham turun, dan 79 saham stagnan. Nilai tukar rupiah berbalik arah menguat ke level Rp 12.197 per USD dibandingkan 12.263 per USD pada hari sebelumnya.

Indeks Straits Times kemarin turun 1,54 poin (0,05 persen) ke level 3.143,87. Indeks Nikkei 225 naik 31,73 poin (0,20 persen) ke posisi 15.912,06. Indeks Hang Seng naik 58,92 poin (0,26 persen) ke level 22.846,25. Indeks Composite Shianghai turun 14,32 poin (0,71 persen) ke level 2.013,30. (gen/sof)