Investor China-Asean Lirik Lantung dan Karet

BENGKULU, BE – Mengikuti pameran di Expo Cina-Asean ternyata mampu mencuri perhatian investor -investor luar negeri. Tidak disangka, Lantung Bengkulu yang biasa digunakan untuk kerajinan tangan ternyata diminati investor Cina.  Bahkan, sejumlah investor Cina siap menandatangi kontrak dalam pameran tersebut, sayangnya pemerintah Provinsi Bengkulu tidak siap. “Mereka tertarik lantung dari Bengkulu. Tetapi, kita belum siap melakukan kontrak. Nanti, sekitar Januari (2013) mereka akan datang ke Bengkulu, untuk kembali membicarakan kerjasama,” kata Kepala Dishubkominfo Provinsi Eko Agusrinato, kemarin.

Selain Lantung, investor asal Vietnam juga tertarik dengan komoditas karet di Bengkulu menjadi bahan setengah jadi hingga barang jadi. “Pengusaha Vietnam tertarik dengan komoditas karet dan akan melakukan tindaklanjut kerja sama dengan melakukan kunjungan ke Bengkulu,” katanya.

Pameran potensi ekonomi dalam berbagai sektor, budaya dan pariwisata Provinsi Bengkulu dipamerkan selama lima hari (19-24/9) dalam ajang tersebut dan mendapat sambutan antusias dari pebisnis ASEAN dan Cina. Pengusaha asal Vietnam mengatakan akan menggunakan bahan baku karet Bengkulu yang sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan negara itu. “Kerja sama lebih lanjut akan dijajaki pengusaha asal Vietnam dengan hadir langsung ke Bengkulu untuk melihat potensinya lebih dekat,” tambahnya.

Eko menerangkan dalam pameran tersebut, miniatur kediaman Presiden pertama RI Soekarno dipamerkan.  Ternyata cukup mengundang masyarakat Cina-Asean. “Sebab mereka ternyata mengenali sosok Bung Karno,” katanya.

Stand Indonesia yang diwakili Provinsi Bengkulu itu juga memamerkan gerbang benteng Ford Marlbourogh yang disebut yang juga mendapat sambutan dan aprisiasi luas para pengunjung ekspo.

“Para pengunjung sembilan negara ASEAN dan Cina membludak pada stand Indonesia. Mereka terpukau melihat atraksi musik dol dan tarian tabot Bengkulu,” katanya.

Menurut Eko, selama mengikuti Expo, Bengkulu menampilkan berbagai seni budayanya, antara lain tarian dari Pulau Enggano, Kabupaten Seluam dan tarian dari Kabupaten Bengkulu Tengah. “Kami juga membuka ajang promosi sumber daya alam dan pariwisata.  Bengkulu berharap Expo China-ASEAN ini bisa menarik pengusaha China berinvestasi di provinsi ini,” terangnya.(100)