Investasikan THR di Pasar Modal

MEDI/Bengkulu Ekspress Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi membuka seminar investasi pasar modal, kemarin (21/5).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kota Bengkulu bersama Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar seminar pasar modal dengan tema ASN Cerdas Berinvestasi di aula Hidayah Kantor Walikota Bengkulu, kemarin (21/5). Seluruh ASN yang menjadi peserta seminar diberikan pemahaman menggenai cara aman dan nyaman dalam berinvestasi serta menguntungkan.

“Apa yang diselenggarakan hari ini bukan sekedar pengetahuan, tapi alangkah bagusnya dicoba. Berinvestasi di pasar modal ini sangat aman, ada OJK, notaris, konsultan yang menjadi perangkatnya yang sama-sama mensupport untuk bertransaksi di pasar modal,” kata Kepala OJK, Yusri dalam sambutannya.

Seminar ini, diselenggarakan sebelum para ASN menerima THR, gaji pokok, dan gaji 13, dengan harapan momen ini bisa menjadi peluang atau kesempatan bagi ASN untuk mencoba melakukan investasi agar mendapatkan jaminan dan keuntungan dalam jangka panjang melalui sistem yang resmi.

Menurutnya, di Kota Bengkulu cukup banyak investasi bodong/ilegal dengan tawaran yang menggiurkan, ditambah lagi belum adanya pemahaman dan minimnya pengetahuan tentang investasi bodong akhirnya banyak yang menjadi korban adalah ASN, swasta, mahasiswa, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, sebelum hal itu terjadi maka pihaknya berharap untuk bisa melakukan uji coba investasi pasar modal karena di bawah perlindungan OJK langsung. “Uji coba transaksi dulu dengan nilai-nilai minimum, untuk mengetahu kontrolnya seperti apa, mainnya di HP itu seperti apa, jadi bapak sendiri yang mengendalikan transaksi itu, ketika sudah mendapatkan enaknya, maka akan mencoba top up dan sebagainya. Bagi yang ingin sistem syariah, maka ada produk syariah, semua ada pilihan,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Walikota, Dedy Wahyudi SE MM menyampaikan bahwa investasi sangat penting, namun sebelum memulai ia menginggatkan agar para ASN untuk lebih berhati-hati, dengan cara menggali pengetahuan secara mendalam mengenai perbedaan investasi legal dan mana investasi ilegal. “Dulu saya yang paling gentol melawan investasi bodong Dream For Freedom, ini investasi yang luar biasa karena pertumbuhannya tertinggi di Bengkulu.

Dengan sistem MLM akhirnya bangkrut, karena setelah semua orang ikut akhirnya yang paling atas sudah mendapat keuntungan banyak ya tinggal lari dengan alasan sistem rusak. Nah, ini perlu diperhatikan,” jelas Dedy. Dalam seminar pasar modal ini, Dedy meminta agar memberikan contoh kongkret kepada para ASN, sehingga bisa lebih meyakinkan karena jangan sampai mau investasi atas dasar ikut-ikutan saja, tetapi harus berdasarkan rasa kepercayaan tersendiri yang tentu sudah dibekali dengan pemahaman.

“Ini perlu contoh, sehingga peserta bisa paham dan mau mencobanya. Kalau tidak ada contohnya, memang sulit meyakinkan masyarakat, menurut saya tujuan seminar ini agar memberikan pencerahan nanti perwakilan dari masing-masing OPD-nya jika ada simpanan maka yang paling aman adalah bertransaksi melalui Bursa efek indonesia,” pungkas Dedy. (805)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*