Inovasi Terbaik Dukcapil Kota Bengkulu Luncurkan Aplikasi Slawe Saat Pandemi

FOTO IST/ Plt Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Nofri Andriyanto saat menerima kunjungan dari Dinas Dukcapil Provinsi Sumbar yang dipimpin oleh Kabid Adminduk Dukcapil Sumbar Dasran yang mengaku tertarik untuk mengadopsi program SLAWE, Senin (26/10) kemarin.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Hidup ditengah bayang-bayang virus penyakit tak kasat mata mematikan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat yang ingin mengurus segala keperluan penting diluar rumah. Satu dari segala macam keperluan penting tersebut yakni kepengurusan administrasi kependudukan (Adminduk). Hal tersebut menjadi penting karena antara lain untuk sebagai syarat pemberkasan data diri yang valid.

Selain untuk syarat pelamar pekerjaan, ada juga masyarakat yang memvalidkan data diri untuk sekedar sebagai syarat penerima bantuan di masa pandemi covid-19. Dari itu bisa kita bayangkan berapa ratus orang disetiap harinya melakukan kepengurusan adminduk di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Mengingat keberadaan covid-19 yang sudah menyebar ke berbagai belahan dunia, kerumunan orang menjadi ajang penularan paling cepat dan tanpa bisa disadari dari mana sumber awalnya. Sentuhan dari berbagai media penularan tanpa disadari menempel di tubuh dan terbawa hingga ke keluarga tercinta.

Namun dari semua ketakutan tersebut, inovasi brilian diluncurkan Dinas Dukcapil Kota Bengkulu untuk menepis segala kemungkinan mengerikan itu melalui sebuah aplikasi yang dapat melayani masyarakat tanpa tatap muka dan tanpa harus berkerumun tak berjarak. Inovasi aplikasi slawe.bengkulukota.go.id diluncurkan sebagai layanan online untuk segala kepengurusan adminduk warga Kota Bengkulu dan sekaligus mempermudah masyarakat yang tak sempat datang ke Dukcapil karena faktor jarak, waktu yang sempit, bahkan ketakutan akan covid-19 yang selalu membayangi.

Aplikasi ini pun mampu mengurai keramaian kantor Dukcapil yang setiap harinya sudah seperti pasar rakyat. Kantor pelayanan umum ini pun sedikit banyak mampu menghapuskan munculnya cluster baru penyebaran covid-19 dan seakan menjadi salah satu kantor pelayanan publik yang mampu memberi perlawanan terhadap wabah berskala global itu.

Plt Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Nofri Andriyanto mengatakan, inovasi tersebut diluncurkan untuk merespon new normal life yang digaungkan saat pandemi melanda. Layanan online yang dapat diakses melalui smartphone tersebut memudahkan segala kepengurusan adminduk tanpa harus ke kantor Dukcapil dan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan tidak mengundang keramaian.

“Dinas Dukcapil memberikan pelayanan online walaupun kita di rumah tetap mendapatkan pelayanan tersebut. Kami pun berharap melalui aplikasi slawe.bengkulukota.go.id dapat mengakses semua keperluan tentang kependudukan dan catatan sipil. Karena new normal ini, sebagai besar kita bekerja di rumah. Untuk itu, melalui aplikasi ini apabila kita KTPnya hilang, kita dapat mengklik website tersebut, lalu isi semua data sesuai dengan ketentuan nantinya akan ada laporan sudah dicetak atau belum, kalau dinyatakan sudah kita dapat mengambilnya di kantor,” jelas Nofri, Selasa (27/10)

Salah seorang masyarakat Kota Bengkulu, Zuryati menjadi saksi yang baru saja merasakan manfaat kemudahan aplikasi brilian ini. Sedikit bercerita, jika tak ada aplikasi Slawe, ia harus melakukan kepengurusan akta kelahiran anak bungsunya ke kantor Dukcapil dengan membawa ke 3 anaknya yang masih berusia balita karena buah hati tak ada tempat yang bisa dititipkan sedangkan sang suami bekerja di luar kota.

“Kalau tidak pakai aplikasi ini bingung juga karena anak saya semua masih balita. Apalagi kita takutkan virus corona yang kalau terkena anak-anak ini rentan sekali. Mau dititip orang tua ya jauh, keluarga juga jauh, titip tetangga mereka sibuk semua sedangkan suami saya kerja diluar kota pulangnya hari Minggu saja. Kan kantor tutup kalau hari Minggu. Saya sangat berterima kasih dengan adanya aplikasi ini,” ungkap Zuryati.

Inovasi brilian di masa pandemi ini pun sempat mendapat respon baik dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Zudan Arief Fakrulloh yang secara terbuka menyatakan terkesan dengan pelayanan Disdukcapil Kota Bengkulu terkait progrram inovasi pelayanan online yang memudahkan masyarakat dalam pengurusan adminduk slawe.bengkulukota.go.id. Apresiasi itu diberikan oleh Dirjen ketika melakukan peninjauan langsung layanan administrasi kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bengkulu beberapa waktu lalu.

Tak main-main, inovasi yang memberi nafas lega masyarakat tersebut kala itu disebutkan Dirjen Dukcapil bisa diterapkan di seluruh kantor Dukcapil se-Indonesia dengan perkembangan-perkembangan yang lebih mutakhir. Inovasi ciptaan Dukcapil Kota Bengkulu tersebut setidaknya sudah menyumbang strategi untuk melawan covid-19 ke penjuru nusantara.

Berbagai pemimpin daerah lain mengaku kagum dengan inovasi tersebut dan bakal menerapkan aplikasi tersebut di daerahnya masing-masing karena terbukti juga mampu menghilangkan stigma negatif tentang kantor pelayanan publik ini yang berkesan merepotkan dan menyebalkan karena kebanyakan orang harus menunggu lama dan harus bersaing waktu satu sama lain.

Hingga saat ini setelah diluncurkan 4 bulan lalu, aplikasi ini sudah sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Bengkulu sesuai dengan visi misi kepala daerah yakni Walikota Bengkulu yang ingin tetap mewujudkan kebahagiaan meski dalam masa sulit menghadapi wabah covid-19. Sekitar 14 ribu pemohon SLAWE sudah diselesaikan hingga saat ini tanpa harus berbondong-bondong mengantri datang ke kantor Dukcapil. Sebuah contoh inovatif yang baik untuk ditiru bagi perkantoran lain sebagai perlawanan terhadap corona. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*