Ini Dia, Bunga Paling Digemari di Bengkulu

Ini Dia, Bunga Paling Digemari di BengkuluBengkulu, Bengkulu Ekspress – Bunga krisan akhir-akhir ini semakin digemari para pecinta bunga di Bengkulu. Bunga bernama latin chrysanthemum indicum L ini populer di Bumi Rafflesia (julukan Provinsi Bengkulu), sejak pertengahan 2017.

Bunga Krisan dengan nama lain bunga Seruni atau juga Golden Flower (bunga emas), masyrakat Bengkulu menyebtunya dengan bunga Tritis. Bunga ini bentuk mahkotanya bulat dan bunganya berwarna -warni, ada kuning, pink, putih dan merah dan ungu.

Salah seorang penjual bunga di kawasan Penurunan, Kota Bengkulu, yakni di dekat rumah mantan Wakil Walikota Ir Patriana Sosalinda, Tuti saat diwawancarai Rabu (14/3) BE menuturkan, “Peminatnya banyak, saat ini bunga Tritis (Krisan) lagi populer di Bengkulu. Lagi ramai-ramainya orang membeli dan yang pasti tentunya omzet kami bertambah.”

Bunga krisan (Chrysanthemum indicum L) berupa tanaman hias perdu atau semi perdu yang disebut Bunga Bulan November atau juga Bunga Musim Gugur. Bunga ini berasal dari Jepang dan Cina Utara yang termasuk dalam famili Compositae. Bunga Krisan yang berwarna-warni, masing-masing warnanya punya nama ilmiah, crysan kuning berasal darin Cina dikenal dengan sebutan Chrysanthenum indicum (kuning), Chrysanthenum morifolium (ungu dan pink) dan Chrysanthenum daisy (bentuk mahkotanya bulat, ponpon).

Bunga ini satu potnya dijual dengan harga mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 50 ribu. Harga Rp 15 ribu masih dalam bentuk bibit dan belum berbunga. Sementara harga tertinggi Rp 50 ribu bunga Tritis yang sudah mekar sempurna.

Untuk pasokan di Bengkulu, Bunga Krisan langsung didatangkan dari Malang, Jawa Barat. Bunga ini dipasok dari luar karena tidak bisa tumbuh secara alami di Bengkulu, yang memiliki cuaca panas. Di Jawa Barat bunga Krisan mudah tumbuh dengan subur. Mengingat cuaca di sana tergolong dingin dan lembab.

Bagi yang memilihara bunga ini di rumah, Tuti membagikan tips dalam perawatannya. Bunga ini hendaknya diberi pupuk kompos seminggu sekali dalam takaran secukupnya saja. Selain itu, bunga ini harus disiram setiap hari, minimal sekali sehari. Perlu diketahui bunga ini rentan panas. Jadi sebaiknya diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Senada dengan Tuti, pedagang bunga lainnya yang juga berjualan di Penurunan, tepatnya disamping Boncoolen Indah Mall (BIM) Rahmat, juga mengungkapkan hal sama. Ia mengatakan, omset penjualan bunga Tritis di depot bunga miliknya meningkat sampai 90 %. “Kadang kami kehabisan stok. Penggemar bunga ini kadang sekali membeli bisa sampai 10 pot. Pembeli mengambil dalam skala banyak untuk hiasan rumah mereka,” jelas Rahmat.

Rahmat menjelaskan, bunga ini memang sangat cocok untuk hiasan dalam rumah. Mengingat ukurannya yang kecil dan karakteristiknya sangat sensitive terhadap cuaca panas, apa lagi untuk cuaca di Bengkulu. (IMN)