Ini Ciri Haid Normal Pada Wanita Dewasa dan Remaja

BENGKULU, BE – Menstruasi atau haid atau disebut juga dengan datang bulan adalah proses keluarnya darah dari vagina wanita yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita. Siklus ini proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembulu darah. Jika tidak terjadi kehamilan, endometrium mengalami peluruhan dan keluar bersama darah melalu vagina.

Acap kali wanita mengalami siklus menstruasi berbeda-beda dengan wanita lainnya. Ada yang mengalami secara rutin, ada yang jarang. Ada juga yang biasa saja dan disisi lain ada juga yang mengalami rasa sakit saat masa menstruasi tiba. Meski begitu menstruasi yang normal atau abnormal bisa dikenali ciri-cirinya sehingga wanita remaja atau dewasa bisa cepat mengambil langkah kesehatan bila menstruasinya bermasalah.

Bidan Hj Suratmi S.St kepada BE Senin (26/10) menuturkan, biasanya anak atau remaja wanita mengalami haid pada usia 10 sampai 15 tahun secara normal.

“Seorang anak wanita mendapatkan haid pertama kali yang normalnya pada usia 10 sampai 15 tahun, tetapi ada yang lebih awal saat ini. Karena, banyak yang mempengaruhi diantaranya faktor gizi dan tontonan di tv. Hal itu bisa mempercepat proses pematangan hormon,“ Suratmi.

Siklus haid ada siklus haid yang pendek itu bisa terjadi 21 hari setelah terkena haid dan ada juga siklus haid yang panjang yaitu 35 hari. Akan tetapi yang normal haid pada wanita siklus 28 hari. Ada pula wanita mendapatkan siklus haid sampai 40 hari atau lebih .

“Untuk remaja yang merasakan siklus haid sampai 40 hari lebih. Itu termasuk siklus yang sudah melampaui. Itu biasanya terjadi Karena remaja tersebut memiliki beberapa faktor yang dapat mempengaruhi remaja tersebut,” ujar bidan berusia 51 tahun ini.

Lama haid untuk remaja itu antara 4 sampai 15 hari, tetapi yang normalnya itu adalah 7 hari. Akan tetapi ada sebagian wanita yang mengalami haid yang tiga hari sudah kering dan ada juga yang lebih dari 15 hari .

“Jika remaja mengalmi haid lebih dari 15 hari itu secara kesehatan sudah sudah termasuk tidak normal lagi,” imbuhnya.

Jika ada yang mengalami siklus itu untuk muslim dianjurkan setelah seminggu mengalami menstruasi untuk salat. Sebelum salat remaja tersebut harus mandi wajib terlebih dahulu dan mengganti pakaian dalamnya terlebih dahulu.
Suratmi menambahkan, sebagian wanita atau remaja saat pertama haid mengeluarkan darah berwarna hitam kecoklat- coklatan. Hal tersebut akibat terjadi pengelupasan dinding endometrium dan tertampung dulu dikovumurti tidak langsung keluar ke celana dalam. Halitu normal bagi seseorang secara medis.

Mengenai pemakaian pembalut, kata Suratmi, remaja atau wanita dewasa bisa menggunakannya. Hanya saja harus ingat untuk mengganti pembalut. Karena itu penting bagi kesehatan kewanitaannya.

“Sederas-derasnya darah menstruasi wanita atau remaja harus mengganti pembalut normalnya 3 kali sehari. seandainnya ada wanita atau remaja yang mengganti pembalut setiap buang air kecil itu lebih baik. Seorang wanita yang tidak mengganti pembalutnya hingga seharian sangat tidak bagus untuk kesehatan dan juga akan mengeluarkan bau tak enak,” ujarnya lagi.

Ada sebagian waita yang merasakan sakit saat akan mendapatkan haid itu normal. Jika hanya dirasakan hanya sehari saja. Ini disebut dismenore. Akan tetapi jika merasakan sakit berkelanjutan segeralah datang ke dokter spesialis kandungan terdekat.

”Haid yang normal itu tidak merasakan sakit. Rasa sakit tersebut terjadi karena adanya sumbatan yang membuat sakit yang begitu hebat. Sumbatan yang membuat rasa sakit begitu hebat itu dapat kita ketahui jika kita melakukan USG atau namanya pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Bagi wanita yang ingin menghilangkan atau pereda rasa sakit bisa langsung datang ke dokter. Nanti diberikan obatnya yaitu Analgetik.
Adapun faktor wanita telat mendapatkan haid diakibatkan tiga faktor. Yaitu, faktor hormonal di tubuh wanita, kedua faktor psikologi atau pikiran juga dapat menghambat datang haid. Ketiga faktor reproduksi atau alat reproduksinya sendiri.

”Jika wanita mengalami haid tidak normal atau kadang haidnya telat, atau lebih cepat dari siklus biasanya. Bisa jadi 3 faktor itu tadi salah satunya terganggu,” ucapnya. (Mg5)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*