Ini Baru Prestasi, Polda Sumbar Mampu Bekuk 4 Rampok Lintas Provinsi

Jajaran Polresta Padang bekerjasama dengan Polda Sumbar dan seluruh Polsek kembali berhasil meringkus empat orang kawanan perampok lintas provinsi berikut sejumlah barang bukti berupa dua pucuk senpi laras pendek jenis Revolver Rakitan, Satu pucuk senpi laras pendek jenis FN merk P-1 Kaliber 9 mm buatan Pindad Indonesia dengan nomor seri 94.01110, satu buah magazine berisi tujuh butir peluru, 14 butir peluru, dua HP Nokia, Satu buah Pisau, Satu buah kalung emas, buku tabungan BCA dan BRI, dua tas pinggang warna hitam, satu dompet warna coklat berisi kunci T, Satu buah tas jinjing warna coklat berisi hekter, jarum pentul dan paku, dua bungkus paket ganja kering siap pakai, Selasa pagi lalu.

Empat kawanan perampokan sadis bersenpi tersebut diantaranya Jamaludin Supri (50) Pria asal jawa yang diketahui tinggal di Jalan Peltim Rt 1, Rw 1 Kelurahan Belu Laut Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat, Rasidi Alias DI (39) Warga Desa Geneng Adel Kelurahan Geneng Adel Kabupaten Purwodadi Jawa Tengah, Trimo Alias Pak DE (59) Warga Desa Simulut Babel Kecamatan Jebus Kabupaten bangka Barat, dan Mazni Aziz (55) warga Cupak Solok Sumbar. Sedangkan Empat tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

Dikatakan Dir Reskrim Umum Polda Sumbar, Kombes Pol Adi Karya Tobing, Keempat tersangka yang berhasil dibekuk di kawasan hutan sawit di Kanagarian Lambah Dareh Nagari Bawan Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam, merupakan pelaku perampokan bersenpi yang tergolong sadis, dalam aksinya mereka tak segan-segan untuk melukai para korban apabila melakukan perlawanan.

Keempat tersangka jaringan perampokan antar provinsi tersebut berhasil diringkus berkat kerjasama semua jajaran kepolisian baik Polresta Padang, Polda Sumbar serta semua polsek yang ada. Sementara empat tersangka lainnya yang masih buron saat ini masih dalam pengejaran.

“Keempat tersangka tersebut berhasil kita ringkus berkat kerjasama semua jajaran kepolisian di Sumbar serta informasi dari masyarakat, untuk mencari tahu keberadaan tersangka lain yang belum tertangkap kita masih melakukan pengembangan dan menghimpun keterangan dari keenam tersangka yang sudah diamankan di Mapolresta Padang,”ujar Kombes Pol Adi Karya Tobing, Rabu (10/10).

Lebih Lanjut, Kombes Pol Adi Karya Tobing, dari pengakuan sementara tersangka Senjata api yang dipakai dalam setiap melakukan aksi perampokan didapati dari salah satu rekan yang berada di Palembang, Sumsel, sedangkan dugaan kuat untuk senpi jenis FN merk P-1 Kaliber 9 mm buatan Pindad Indonesia dengan nomor seri 94.01110 merupakan milik kesatuan, namun dari kesatuan mana masih dalam tahap penyelidikan.

Senada, Kapolresta Padang, Kombes Pol M. Seno Putro, kesemua tersangka diduga memang merupakan jaringan perampok senpi antar provinsi, hasil pengembangan sementara tersangka baru melakukan perampokan di dua lokasi berbeda yaitu, Kota Padang dan Kota Mandailing Natal, Sumatera Utara. Walau demikian Jajaran Polresta Padang akan terus berusaha mengungkap serta memburu tersangka lainnya.

“Kita akan terus melakukan pengembangan serta memburu tersangka lainnya yang saat ini masih buron, tertangkapnya Empat tersangka tersebut merupakan titik terang untuk mengungkap kasus kejahatan perampokan menggunakan senjata api,”terang¬† Kombes Pol M. Seno Putro.

Hingga berita ini diturunkan Keempat tersangka yang diringkus serta dua tersangka lainnya yang sudah terlebih dahulu tertangkap masih menjalankan proses penyidikan di Mapolresta Padang guna pengembangan lebih lanjut.

Satu hari sebelumnya, Polda Sumber melalui Polresta Padang  telah berhasil meringkus tersangka perampokan bersenjata api toko UD Sari Ayu jalan bandar Olo No 49 milik Abdullah Dr (68) warga Palam Griya Indah 2 Komplek Mawar Putih Korong Gadang Kecamatan Kuranji atas nama Riki alias Acong (28) mantan residivis curanmor dan Budi kurniawan (32) mantan pegawai toko UD Sari Ayu, warga Gaduik.(jpnn)