Ingin Segera Hamil, Coba Perhatikan 3 Hal Ini

healtWANITA yang sudah menikah, pasti mendambakan mempunyai seorang buah hati. Tapi banyak pula yang sudah menikah bertahun-tahun belum diberi keturunan. Kondisi ini tentu membuat stres. Apalagi, ketika melihat teman atau tetangganya sudah memiliki buah hati, sementara dia belum juga diberikan tanda-tanda bakal memiliki momongan. Belum lagi terkadang sindiran dari orangtua yang ingin segera ingin menimang cucu.

Tapi tahukah Aanda, bahwa kondisi fisik perlu dipersiapkan lebih baik untuk menyambut kehamilan. Karena, kunci dari kehamilan yang sehat dipengaruhi oleh persiapan yang baik pula. Setidaknya ada tiga cara yang bisa membantu agar segera mendapatkan keturunan.

Pertama, jangan sampai stres. Sebab, stres dapat merusak siklus bulanan dan mencegah ovulasi. Sebuah penelitian menunjukkan, perempuan dengan tingkat stres tinggi umumnya sulit hamil. Jadi, mulailah belajar mengatasi stres. Sehingga tidak memengaruhi siklus bulanan.

Selain itu, stres berlebihan secara langsung akan memperngaruhi otak, yaitu meningkatkan hormon kortisol yang bisa menganggu kemampuan reproduksi. Bila stres otak bisa menghasilkan molekul yang disebut neuropeptida sebagai respon dari stres emosional. Molekul ini dapat merusak proses reproduksi. Jadi, cobalah menjadi bahagia dan mengembangkan hubungan yang sehat antara pikiran dan tubuh.

Cara kedua yakni menjaga pola hidup sehat. Beberapa kegiatan sehat yang harus dilakukan adalah giat berolahraga, menjauhi rokok berserta asapnya, serta menghindari konsumsi alkohol. Dan pastikan kebutuhan kalori per hari yang dibutuhkan tubuh terpenuhi. Calon ibu sebaiknya juga mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat, sebagai salah satu asupan vitamin B untuk pembentukan sel baru. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah keguguran dan cacat lahir. Dan jangan lupa periksa kondisi kesehatan reproduksi ke dokter kandungan.

Cara terakhir, yakni menjaga tidur agar lebih berkualitas. Karena, perempuan yang mengalami infertilitas memiliki level hormon leptin yang rendah. Level horomon yang mempengaruhi pengaturan rasa lapar dan berat tubuh ini bisa ditingkatkan dengan istirahat cukup.

Upayakan tidur tujuh hingga delapan jam setiap hari. Ciptakan tidur yang berkualitas, dan berolahraga menjadi salah satu cara agar tidur lebih berkualitas. Selamat mencoba. (chi/jpnn)