Infrastruktur Porwil Belum Disetujui

Kadispora Provinsi Bengkulu (Meri Sasdi)
Kadispora provinsi bengkulu(Meri Sasdi)

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah mengajukan usulan pembangunan infrastruktur olahraga untuk perhelatan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) ke-X 2019 ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, usulan itu terancam tak disetujui. Sebab, Kemenpora saat ini masih fokus menggelar Asien Games.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, H Meri Sasdi Jantan MPd mengatakan, pihaknya terus mendesak agar Kemenpora bersedia melakukan pembangunan infrastruktur olahraga tersebut.  “Kita akan minta terus,” ujar Meri kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (28/8).

Menurut Meri, pembangunan sarana olahraga yang diajukan ke Kemenpora itu diantaranya, pembangunan kolam renang, pembangunan lapangan futsal dan pembangunan arena tinju. Menurutnya, sarana olahraga itu sangat diperlukan, sebab Pemerintah Provinsi Bengkulu belum memiliki sarana olahraga tersebut.  “Mudah-mudahan nanti bisa disetujui,” tambahnya.



Dijelaskannya, pada Porwil 2019 mendatang, ada 12 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, yakni atletik, biliar, bola basket, bulu tangkis, catur, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak bola, sepak takraw, kempo dan tinju.  “Ada yang kita bangun sendiri. Dalam waktu dekat bisa dimulai pembangunannya,” tuturnya.

Meri juga meminta kepada semua pihak untuk bisa ikut mendesak infrastruktur cabor itu disetujui. Sebab, jika Porwil itu digelar sukses di Bengkulu, maka dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat besar sekali.  “Kami butuh bantuan semua pihak bisa kawal ini,” ungkapnya.

Meski belum siap semua, Pemprov akan terus berusaha memperbaikan semua infrastruktur olahraga yang ada. Baik GOR dan Stadion Semarak Bengkulu. Sebab, nanti semua orang dari Sumatera akan berduyun-duyun datang ke Bengkulu mendukung atlet-altet dari daerahnya.  “Semaksimalkan mungkin kita siapkan. Kita ingin jadi tuan rumah terbaik. Sehingga menciptakan atlet-atlet handal untuk Indonesia,” tutup Meri. (151)