Informasi Penculikan Anak Tak Benar

ilustrasi
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Semua masyarakat, khususnya para orang tua yang ada di Bengkulu, diiimbau agar tidak mudah percaya dengan informasi tentang penculikan anak yang baru-baru ini beredar. Pasalnya, informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya atau hoax.

Diakui ada beberapa laporan penculikan anak masuk ke Polres Bengkulu. Setelah diselidiki dan dikroscek informasi tersebut ternyata tidak benar. Kapolres Bengkulu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prianggodo Heru Kunprasetyo SH SIK melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indramawan Kusuma Trisna SIK, kemarin (6/11) kepada Bengkulu Ekspress menuturkan, “Kita sudah banyak menerima laporan percobaan penculikan anak, tetapi setelah kita kroscek ternyata tidak benar informasi tersebut,” terang Kasat Reskrim.

Lantas kenapa informasi tentang penculikan anak tersebut cepat tersebar dimasyarakat. Dari hasil penyelidikan, kebanyakan orang tua tidak mencari terlebih dulu anaknya setelah mendapat informasi anaknya belum pulang sekolah atau tidak ada kabar dari anaknya. Para orang tua cenderung panik duluan. Kepanikan bertambah setelah mendapat sebaran informasi dari media sosial terkait penculikan anak.



“Kita sudah menelusuri beberapa kasus tersebut, anak yang dikatakan hendak diculik tadi ternyata sedang main atau tidur di rumah temannya,” imbuh Kasat Reskrim.

Informasi penculikan anak dikatakan hoax diperkuat dengan banyaknya tersangka penyebar berita hoax diringkus Mabes Polri. Untuk itu, Kasat Reskrim meminta agar masyarakat segera mendatangi Polres jika mendengar atau melihat ada dugaan penculikan anak. Selain itu lakukan kroscek terkait informasi penculikan anak yang didapat.

“Mabes Polri sudah meringkus tersangka penyebar berita hoax penculikan anak. Kami mengimbau jika mendengar informasi penculikan anak segera datang ke Polres dan lakukan kroscek,” pungkas Kasat Reskrim.(167)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*