Indomaret Gelar Pelatihan Kewirausahan Bagi Pelaku UMKM di Bengkulu Utara

APRIZAL/BE
Secara simbolis Branch Manager Indomaret Cabang Palembang, Dedi Setiawan memberikan bantuan 1 unit gerobak yang diterima oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM BU, Dra Evi Fitriani MM.

ARGA MAKMUR,bengkuluekspress.com – Sebagai bentuk mendukung program pemerintah dalam menumbuh kembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) menuju ke pasar modern, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) meggelar pelatihan kewirausahaan mandiri IKM yang berlangsung di gedung promosi sentra IKM Kemumu Kabupaten BU, Selasa (16/3).
Acara dengan tema Strategi IKM Bertahan di Masa Pandemi Covid-19 bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha membuat produknya lebih menarik. Ditambah lagi dengan beberapa strategi pemasaran produk ini diikuti sebanyak 75 pelaku usaha yang merupakan binaan pemerintah yang telah terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM dan Dinas Perdagangan Kabupaten BU

Branch Manager Indomaret Cabang Palembang, Dedi Setiawan mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan kewirausahaan ini dimaksudkan agar bisa memberikan informasi dan wawasan tambahan tentang inovasi produk bagi para pelaku usaha UMKM yang ada di Kabupaten BU
“Ya, pelatihan yang merupakan dari dan CSR kami ini sebagai salah satu upaya kita dalam ikut mensukseskan program pemerintah untuk menumbuh kembangkan UMKM menuju ke pasar modern,”kata Dedi Setiawan.

Dedi berharap, dengan telah diadakannya pelatihan ini, baik dari manajemen PT Indomaret dan Pemkab BU dapat berkolabarasi dalam mengembangkan produk-produk pelaku usaha UMKM yang ada di Kabupaten BU.
“Sesuai dengan harapan kita bersama kegiatan ini bukan hanya sekedar serimonial saja, akan tetapi harus ada dampaknya bagi para pelaku usaha yang ada di Kabupaten BU,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten BU, Dra Evi Fitriani MM mewakili Bupati BU juga berharap dengan adanya pelatihan bagi para pelaku usaha ini bisa meningkatkan kreativitas dan inovasi UMKM, sehingga bisa bermitra dengan Indomaret. Dimana untuk di Kabupaten BU Indomaret dikenal sebagai tomimas atau toko milik masyarakat. Sehingga para pelaku UMKM dapat berpacu untuk berinovasi dan meningkatkan kreativitas produk serta mampu bersaing dengan produk dari luar.
“Semoga pelatihan ini dapat memberikan motivasi kepada para pelaku usaha yang ada. Kita selaku pemerintah hanya dapat memberikan semnagat kepada para pelaku usaha. Selain itu, sesuai dengan arahan bupati juga kita akan terus melakukan monitoring kepada pelaku usaha dengan hasil evaluasi agar Pemkab BU bisa melihat sejauh mana perkembangan UMKM yang ada di Kabupaten BU,”tandasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*