Indisipliner, 172 PNS Ditegur

KEPAHIANG, BE – Sebanyak 172 PNS di Kepahiang diberikan surat teguran karena dinilai melanggar kedisiplinan (indisipliner). PNS yang diberikan teguran ini kerap kedapatan melanggar disiplin PNS sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kita tidak bisa lagi mentolerir pegawai yang kerap melanggar kedisiplinan seperti kerap bolos kerja.

Untuk tahap awal ini bagi pegawai yang kerap bolos kerja sudah kita layangkan semacam surat teguran. Saat ini ada sekitar 172 orang pegawai yang telah diberikan surat teguran tersebut. Selanjutnya kita berharap kedepannya bagi pegawai yang telah menerima surat itu tidak lagi melanggar kedisiplinan selaku pegawai,” ujar Sekkab Kepahiang Drs H Hazairin A Kadir MM, kemarin.

Dikatakannya, PNS yang diberikan surat teguran rata-rata melanggar indisipliner lebih dari satu kali. Contohnya, seperti pegawai yang kerap bolos kerja. Pegawai yang ketahuan bolos kerja diminta pada pihak berwenang untuk dicatat.

“Jika sudah lebih dari 2 kali maka kita pun langsung melayangkan surat teguran. Jika tetap mengulangi maka tidak menutup kemungkinan kita pun akan bersikap tegas sesuai dengan aturan yang ada seperti Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS,” ungkap Hazairin.

Di sisi lain dirinya juga meminta kepada atasan masing-masing pegawai seperti kepala SKPD untuk dapat memberikan pembinaan bagi bawahannya. Dalam artian jika terdapat bawahannya yang indisipliner, maka atasan harus lebih dulu bertindak. “Demikian juga bagi pegawai yang telah menerima surat teguran, kita mengingatkan kepada masing-masing kepala SKPD untuk membina pegawai tersebut agar tidak mengulanginya lagi,” ujar Hazairin.

Ditambahkannya, untuk sementara ini surat teguran yang juga sekaligus surat panggilan itu kemungkinan sudah diterima masing-masing pegawai. Dengan begitu pihaknya akan secara langsung melakukan pembinaan. “Pelu diingat, pegawai itu merupakan pelayan publik. Jadi sangat berpengaruh terhadap pembangunan kabupaten kita ini. Kalau pegawai indisipliner terus bagaimana nasib daerah ini kedepannya. Maka dari itulah kita mengambil tindakan tegas,” tandasnya.(505)