Indeks Dekati Level 4.400

JAKARTA – Membuka perdagangan awal pekan, indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung melejit menembus rekor baru. Pada penutupan perdagangan Senin (26/11), indeks naik 26,361 poin (0,6 persen) ke level 4.375,169. Sedangkan indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) menguat 5,62 (0,753 persen) ke posisi 752,03.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan investor domestik dan asing meraih optimisme baru sehingga mendorong IHSG tembus rekor baru. “Agustus lalu sempat turun dalam karena persoalan di sektor keuangan. Sekarang sudah mulai membaik,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Tahun depan, Ito memerkirakan pressure terhadap pasar masih ada. Tetapi, kadarnya berkurang dibandingkan tahun ini. “Tahun depan sudah ada bentuk rumusan solusi krisis di mancanegara. Terkait fiscal cliff (pengetatan anggaran), sepertinya antara kubu Demokrat dan Republik di Amerika Serikat sudah mulai harmonis,” ungkapnya.

Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, berita positif dari conference call jelang pertemuan Euro Group untuk menemukan solusi bailout Yunani mengantarkan IHSG menyentuh level tertinggi di tengah bursa regional yang menguat terbatas. “Bahkan, beberapa di antaranya ada yang melemah,” ujarnya.

Jelang pertemuan Euro Group kemarin, muncul berbagai komentar dari Presiden Euro Group Jean-Claude Juncker dan Kanselir Jerman Angela Merkel yang mengisyaratkan adanya pencairan dana bailout untuk Yunani.

Pada perdagangan hari ini Reza memerkirakan IHSG berada pada support di rentang 4.348-4.366 dan resistance di 4.385-4.391. Perlu diwaspadai bila muncul sinyal down reversal seteleh pencapaian level terbaru tersebut. Apalagi, sentimen yang ada mulai spekulatif terkait pemberian bailout Yunani dalam pertemuan Uni Eropa. Saham yang layak dipertimbangkan di antaranya; TLKM, MNCN, ASRI, CPIN, BMTR, LPKR, AKRA, dan SMCB.

Frekuensi perdagangan kemarin mencapai 133.700 kali pada volume 5,02 miliar lembar senilai Rp 4,01 triliun. Sebanyak 135 saham naik, sisanya 96 turun, dan 107 stagnan. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 65,3 miliar.

Bursa Asia pada penutupan perdagangan kemarin; indeks komposit Shanghai turun 9,92 poin (0,49 persen) ke 2.017,46. Indeks Hang Seng melemah 52,17 poin (0,24 persen) ke 21.861,81. Indeks Nikkei 225 menanjak 22,14 poin (0,24 persen) ke 9.388,94. Indeks Straits Times menguat 17,20 poin (0,58 persen) ke 3.006,48.(gen/oki)