IMM Ajak Masyarakat Diskusi Batu Hias dan Galian C

FOTO BERSAMA; pengurus IMM BS foto bersama Kasat reskrim Mapolres BS dalam kegiatan beberapa waktu lalu.
FOTO BERSAMA; pengurus IMM BS foto bersama Kasat reskrim Mapolres BS dalam kegiatan beberapa waktu lalu.

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Menyikapi permasalahan pemulung batu hias serta galian C di Bengkulu Selatan (BS), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bengkulu Selatan akan menggelar diskusi dan sosialisasi pertambangan rakyat. Kegiatan ini direncanakan akan digelar pada Kamis (25/1/2018) di Desa Tumbuk Tebing Kecamatan Bungamas.

“Menyikapi permasalahan Tambang batu hias, kami akan menggelar diskusi dan sosialisasi pertambahan rakyat,” kata ketua pengurus cabang IMM Bengkulu Selatan, Rozi Firnando.

Rozi Firnando menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Serta menyamakan persepsi antara masyarakat, pemerintah dan instansi terkait lainnya dalam hal pemungutan batu hias dan keberadaan galian C.

“Banyak masyarkat di Bunga Mas, Ketaping, Bengkenang dan beberapa desa di Pino Raya yang memulung batu hias. Di beberapa kecamatan, Seperti di Seginim, di sana kan tidak diperbolehkan mengambil batu di sungai, sekalipun untuk keperluan pribadi. Di satu sisi masyarakat butuh galian C untuk membangun. Ada juga yang memulung batu hias hanya untuk menyambung hidup. Di sisi lain ada aturan. Ini yang akan didiskusikan dan carikan solusi bersama,” tegas Rozi.

Rozi merencanakan ada sekitar 100 warga yang akan hadir dalam diskusi nanti. Mereka berasal dari pemulung batu hias yang tersebar di beberapa desa Di Kecamatan Bungamas, Manna dan Pino Raya serta pengusaha (pengumpul) batu hias. Selain itu juga, melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat dan pengusaha angkutan dan perwakilan masyarakat Seginim.

“ Untuk pembicanya kami hadirkan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu, DLHK Kabupaten Bengkulu Selatan, Polres Bengkulu Selatan serta Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Pusat,” demikian Rozi. (369/Krn)