Ilmu Agama Mulai Tergerus

KEPAHIANG, BE – Ilmu agama saat ini perlahan telah bergeser satu tingkat lebih rendah ketimbang ilmu pengetahuan umum lainnya. Ini dibuktikan rendahnya minat masyarakat terutama usia pelajar untuk lebih mendalami ilmu agama. Hal itu disampaikan Kepala Kemenag Kepahiang Drs Bustasar MS MPd melalui Kasi Mapenda Zulfakar Alamsyah SAg kemarin.

“Ilmu agama itu sangatlah penting baik untuk duniawi ataupun akhirat nanti. Dengan demikian saat ini ktia perlu bersama-sama mengingatkan para pelajar terus menimba ilmu agama baik di lingkungan masyarkat ataupun lingkungan sekolah. Karena sekarang ini justru Ilmu agama seperti dinomor duakan ditengah-tengah masyarakat terutama usia pelajar,” ungkapnya.

Menurutnya, pendalaman ilmu agama itu bukan hanya bisa didapat di bangku sekolah berbasis agama saja, tetapi di sekolah-sekolah umum lainnya. Maka dari itu tergantung minat para pelajar saja lagi, ingin atau tidak mendalami ilmu agama itu.

“Meskipun demikian masing-masing pihak terutama orang tua dapat terus mengawasi anak-anak mereka dalam penimbaan ilmu agama, karena bagaimanapun juga itu sangat penting untuk mereka nanti,” katanya.
Adapun bagi siswa yang sekolah berbasis agama khususnya di Kabupaten Kepahiang, pihaknya mengharapkan untuk benar-benar menjalani syariat Islam yang telah diajarkan baik itu di dalam lingkungan sekolah ataupun lingkungan lain.

“Harapan kita siswa yang sekolah berbasis agama nantinya dapat dijadikan teladan yang baik dengan penerapan ilmu agama ini ditengah masyarakat. Dengan begitulah seperti yang saya katakan tadi hal ini tergantung pada siswanya,” jelasnya.

Dijelaskannya, ilmu agama itu jangan sampai dinomor duakan karena dapat bedampak sangat fatal terutama bagi generasi penerus. Sehingga untuk itulah seluruh pihak harus turut berperan melakukan pemantauan.

“Paling tidak peran agar hal itu bisa terwujud adalah para orang tua. Yang mana mereka lebih banyak waktu mengawasi anak-anaknya, dengan begitukan bisa menanamkan ilmu agama sejak dini,” tandasnya.(505)