Ikut Arisan Online Produk Edukasi, Warga Lk Timur Rugi Jutaan Rupiah

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Arisan berbasis online tak hentinya menimbulkan korban. Kali ini, arisan online yang diikuti Novita Purnamasari (31) seorang warga Kelurahan Lingkar Timur Kota Bengkulu bermasalah karena macet saat korban mendapat giliran arisan produk edukasi ini tak diberikan pelaku. Korban yang merugi senilai Rp 6 juta lebih ini lantas melaporkan kasus tersebut ke Polda Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno menjelaskan, memang laporan terkait arisan berbasis online sedang marak terjadi di Kota Bengkulu. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika mengikuti arisan melalui online.

“Berkat kemajuan zaman ini serba online, hingga arisan pun online. Namun memang resiko mengikuti arisan online sangat tinggi. Untuk itu kita mengimbau dan menyarankan kepada masyarakat untuk lebih memilih arisan biasa saja,” ucap Kabid Humas, Rabu (18/12).

Biasanya, dalam menjalankan arisan, pelaku mengiming-imingi para korbannya dengan sistem arisan berbunga atau bisa mendapatkan arisan lebih banyak dari ada jumlah pokok yang disetorkan. Modus ini dijalankan yang awalnya lancar, kemudian lama kelamaan mulai terasa bermasalah.(Imn)